Pelatih Saint Kitts and Nevis Puji Timnas Indonesia dan Atmosfer SUGBK: Terima Kasih Banyak!

5 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Kemenangan telak 4-0 yang diraih Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB, meninggalkan kesan tersendiri bagi tim tamu.

Meski harus pulang dengan kekalahan, pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Indonesia, baik dari sisi atmosfer maupun kualitas permainan di lapangan.

Dalam pandangannya, laga tersebut tidak sepenuhnya berjalan buruk bagi timnya. Bahkan, ia menilai anak asuhnya sempat tampil cukup disiplin pada awal pertandingan sebelum akhirnya kehilangan kendali.

Ia juga menyoroti bagaimana momen-momen krusial, terutama kesalahan di lini belakang, menjadi faktor penentu kekalahan timnya dalam laga tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Puji Atmosfer SUGBK dan Sambutan Indonesia

Serrano mengawali komentarnya dengan memuji suasana di Indonesia, khususnya atmosfer yang tercipta di SUGBK meski stadion tidak terisi penuh.

“Ini adalah negara yang indah dengan fans yang besar. Meski stadion tidak penuh, kita bisa melihat semangat mereka,” ujar Serrano.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada timnya selama berada di Indonesia.

“Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Indonesia atas apa yang mereka berikan kepada kami,” lanjutnya.

Awal Solid, Runtuh karena Kesalahan Sendiri

Dari sisi teknis pertandingan, Serrano mengakui timnya sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Organisasi permainan berjalan sesuai rencana dalam 25 menit pertama.

“Soal pertandingan, kami terorganisir dengan baik selama 25 menit pertama sebelum gol-gol itu datang,” ungkapnya.

“Kami mendapat peluang pertama di laga ini dan itu bisa saja menjadi gol,” katanya.

Namun, situasi berubah drastis setelah dua gol awal Indonesia tercipta. Serrano menilai kedua gol tersebut berasal dari kesalahan yang sama di lini pertahanan timnya.

“Dua gol awal datang dari kesalahan yang sama dari bek kami. Ada pemain bagus yang mampu memanfaatkan ruang itu,” tuturnya.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |