Pemkab Lutim dan Universitas KJP Teken MoU

1 week ago 20

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Senin 26 Januari 2026 07:00 am oleh

TEKEN KERJASAMA -- Pemkab Lutim dan Universitas KJP melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam memperkuat sinergi kedua belah pihak dalam percepatan pembangunan daerah di Aula UKJP Palopo, Sabtu (24/1).

TEKEN KERJASAMA -- Pemkab Lutim dan Universitas KJP melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam memperkuat sinergi kedua belah pihak dalam percepatan pembangunan daerah di Aula UKJP Palopo, Sabtu (24/1).

MALILI, BKM — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Universitas Kurnia Jaya Persada (KJP) secara resmi melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam percepatan pembangunan daerah.
Penandatanganan dilakukan Bupati Luwu Timur diwakili Pj Sekkab Ramadhan Pirade bersama Rektor Universitas KJP, Prof. drg. Mansjur Nasir, Ph.D, Sp. Ort dalam rangkaian sidang senat Terbuka Wisuda Fakultas Kesehatan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Kurnia Jaya Persada, di Aula UKJP, Kota Palopo, Sabtu (24/1).

Pj. Sekkab Ramadhan Pirade menegaskan penandatanganan MoU dan PKS ini merupakan momentum penting sebagai “titik nol kilometer” percepatan pembangunan daerah yang berbasis riset dan bukti ilmiah (evidence-based policy).

“Pembangunan di Luwu Timur tidak boleh lagi hanya berangkat dari intuisi semata, tetapi harus ditopang oleh riset dan kajian ilmiah yang kuat,” ungkap Ramadhan.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan sejumlah program unggulan Kartu Sakti Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, yaitu Program Kartu Lutim Pintar, yang menyediakan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik jenjang TK, SD, dan SMP, serta beasiswa bagi seluruh mahasiswa asal Luwu Timur sebesar Rp3 juta per semester.
Melalui Kartu Lutim Sehat, pemerintah daerah menjamin akses layanan kesehatan gratis di puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Luwu Timur, termasuk layanan rujukan ke rumah sakit yang telah ditentukan.

“Sementara itu, melalui Kartu Lansia, pemerintah daerah memberikan bantuan tunai sebesar Rp1 juta per bulan bagi warga Kabupaten Luwu Timur yang berusia 60 tahun ke atas,” terangnya.
Paparan tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari para wisudawan yang hadir, yang tampak terpukau melihat komitmen dan kepedulian pemimpin daerah dalam menghadirkan kebijakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Semoga ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan daerah serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tandas Dr. Ramadhan. (rls)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |