Perkuat Kompetensi Mahasiswa, Prodi MSP FIKP Unhas Praktik Lapang Terpadu di Pulau Barrang Lompo dan Untia

5 hours ago 3

BeritaKotaMakassar > Metro

Sabtu 16 Mei 2026 10:02 amSabtu 16 Mei 2026 08:23 am oleh

Praktik Lapang Terpadu yang dilaksanakan Prodi MSP FIKP Unhas.

Praktik Lapang Terpadu yang dilaksanakan Prodi MSP FIKP Unhas.

MAKASSAR, BKM — Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperkuat kualitas akademik mahasiswanya melalui agenda Praktik Lapang (Praklap) Terpadu.

Kegiatan yang menjadi bagian vital dari kurikulum ini dilaksanakan di dua lokasi strategis, yakni Pulau Barrang Lompo dan Pelabuhan Perikanan Untia, pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2026 untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam mengelola sumber daya perairan.

Rangkaian kegiatan dimulai di Pulau Barrang Lompo pada 8-9 Mei 2026 dengan melibatkan 103 mahasiswa yang didampingi langsung oleh Ketua Program Studi MSP, Dr. Ir. Sri Wahyuni Rahim, M.Si., bersama jajaran dosen dan 20 asisten.

Di lokasi ini, fokus utama para peserta adalah melakukan observasi mendalam terhadap ekosistem lamun sebagai implementasi dari mata kuliah Rehabilitasi dan Pengembangan Sumber Daya Perairan serta Pengelolaan Sumber Daya Perikanan.

Selain pengamatan ilmiah, mahasiswa juga berkesempatan melakukan kunjungan industri dan konservasi ke PT Dinar, Sangkarrang Ocean Diver (SOD), serta fasilitas hatchery untuk melihat langsung upaya konservasi kima dan teknik transplantasi terumbu karang.

Memasuki hari ketiga pada 10 Mei 2026, kegiatan berlanjut ke Pelabuhan Perikanan Untia dengan skala partisipan yang lebih besar, yakni mencapai 610 mahasiswa dari berbagai program studi yang didampingi oleh 67 asisten.

Pada fase ini, perhatian utama tertuju pada pengamatan ekosistem mangrove menggunakan metode transek dan petak ukur berukuran 10×10 meter.

Para mahasiswa mengumpulkan data mengenai jenis spesies untuk memetakan tingkat dominansi dan keanekaragaman hayati, serta melakukan penghitungan jumlah pohon untuk mengetahui kerapatan mangrove sekaligus mengamati biota-biota yang berasosiasi di lingkungan tersebut.

Melalui kegiatan Praklap Terpadu ini, mahasiswa diharapkan mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai dinamika lingkungan perairan secara nyata. Interaksi langsung dengan praktisi industri dan balai konservasi bertujuan agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori di dalam kelas, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang mumpuni dalam pengambilan data ilmiah.

Kesuksesan dan antusiasme tinggi dalam kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Program Studi MSP FIKP Unhas dalam mencetak lulusan yang unggul dan kompeten di bidang kelautan dan perikanan. (*)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |