Perputaran Uang Lebaran 2026 Diprediksi Capai Rp148 Triliun, Mampukah Dongkrak Ekonomi?

6 hours ago 11

loading...

Perputaran uang selama momentum Lebaran 2026 diperkirakan mencapai Rp148 triliun, dimana pergerakan masyarakat pada mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Foto/Dok

JAKARTA - Perputaran uang selama momentum Lebaran 2026 diperkirakan mencapai Rp148 triliun. Proyeksi ini disampaikan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang berdasarkan potensi pergerakan masyarakat selama arus mudik tahun ini.

Sarman menjelaskan, survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan potensi pergerakan masyarakat pada mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang, setara 50,6% dari total populasi Indonesia. Jumlah tersebut turun 1,75% dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Menurutnya, angka tersebut setara dengan sekitar 35,975 juta kepala keluarga dengan asumsi satu keluarga terdiri dari empat orang. Jika setiap keluarga membawa rata-rata uang sebesar Rp4.125.000, naik 10% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3.750.000, maka total potensi perputaran uang diperkirakan mencapai Rp148,39 triliun.

Baca Juga: Lonjakan Inflasi Mengancam Ekonomi RI, THR Belum Cukup Dongkrak Daya Beli

"Jumlah pemudik 143,9 juta setara dengan 35.975.000 kepala keluarga dengan asumsi rata-rata per keluarga 4 orang. Jika per keluarga membawa uang sebesar Rp4.125.000 naik 10% dari tahun 2025 lalu sebesar Rp3,75 juta maka potensi perputaran uang Rp4.125.000 x 35.975.000 KK sebesar Rp148.396.875.000.000 naik sekita 8% dari tahun sebelumnya," ungkap Sarman dalam keterangan resminya, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan, angka tersebut merupakan proyeksi moderat atau batas bawah. Perputaran uang saat Lebaran masih berpotensi meningkat hingga Rp161,88 triliun apabila rata-rata setiap keluarga membawa dana Rp4.500.000.

Sarman menyebutkan, peredaran uang terbesar diperkirakan terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, sementara sisanya tersebar ke berbagai wilayah seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, serta Bali.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |