Polres Luwu Amankan Tujuh Pelaku Penganiayaan di Walenrang Utara

1 week ago 12

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Rabu 28 Januari 2026 07:00 am oleh

Polres Luwu Amankan Tujuh Pelaku Penganiayaan di Walenrang Utara

BELOPA, BKM — Polres Luwu melalui Polsek Walenrang bergerak cepat mengamankan sejumlah pelaku penganiayaan, pengeroyokan, dan perusakan kendaraan di Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Senin (26/1) dini hari.
Peristiwa bermula saat korban bersama keluarganya melintas menggunakan kendaraan roda empat dan berupaya mencari jalur alternatif akibat penutupan jalan provinsi yang berlangsung di Kabupaten Luwu dalam rangka aksi demonstrasi tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Saat melintas di lorong permukiman, korban sempat ditegur oleh pengendara sepeda motor karena hampir terjadi senggolan. Meskipun korban berhenti dan menyampaikan permohonan maaf, situasi kemudian berkembang hingga berujung pada tindakan kekerasan. Setibanya di Kelurahan Bosso, korban dihadang dan kendaraannya dilempari batu secara berulang. Selain itu, korban juga mengalami pemukulan menggunakan batu sementara istri dan anak-anak korban menjadi sasaran penyiraman air panas.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian alis serta memar pada mata sebelah kanan. Anak-anak korban mengalami luka bakar akibat siraman air panas. Kendaraan korban mengalami kerusakan parah pada beberapa bagian kaca dengan estimasi kerugian materil mencapai kurang lebih Rp40 juta.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Unit Reskrim Polsek Walenrang bersama Reskrim Polres Luwu segera melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi di tempat kejadian perkara. Pada pukul 14.00 Wita, petugas berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku. Pengembangan selanjutnya kembali membuahkan hasil dengan diamankannya dua terduga pelaku tambahan sekitar pukul 15.30 Wita.

Tujuh terduga pelaku yang diamankan yakni I (29), MT (23), DA (22), OS (20), J (18), R, dan W (18). Para terduga pelaku diduga memiliki peran berbeda, mulai dari melakukan penganiayaan, pelemparan batu ke arah kendaraan, hingga penyiraman air panas terhadap korban dan keluarganya. Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Walenrang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Luwu menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya di tengah dinamika dan aktivitas masyarakat yang meningkat akibat aksi penyampaian pendapat di muka umum. Kepolisian mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menahan diri, tidak melakukan tindakan anarkis, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya demi keselamatan bersama.

Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan dan aksi main hakim sendiri yang meresahkan masyarakat.
“Kami menindaklanjuti laporan ini dengan cepat dan terukur. Jajaran Polsek Walenrang bersama Reskrim Polres Luwu berhasil mengamankan seluruh terduga pelaku dalam waktu singkat. Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut,” ujar AKBP Adnan Pandibu.
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak meluapkan emosi dengan tindakan anarkis, terlebih di tengah situasi meningkatnya aktivitas masyarakat akibat aksi demonstrasi dan penutupan jalan.

“Kami menghormati penyampaian aspirasi di muka umum, namun jangan sampai mengorbankan keselamatan dan keamanan masyarakat lainnya. Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan secara hukum, bukan dengan kekerasan,” tegasnya.
AKBP Adnan Pandibu juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan mempercayakan penanganan setiap peristiwa kepada aparat kepolisian.
“Polres Luwu berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh warga dan memastikan setiap laporan ditangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutup Adnan. (rls)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |