Prabowo Minta Hilangkan Sekat Politik Hadapi Kemiskinan, Bupati Gowa Janji Kawal Program Strategis Pemerintah

3 hours ago 2

BeritaKotaMakassar > Gojentakmapan

Rabu 4 Februari 2026 07:00 am oleh

BKM/IST
Bupati Gowa Husniah Talenrang bersama Kajari Gowa Bambang Dwi Murcolono saat menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor.

BKM/IST Bupati Gowa Husniah Talenrang bersama Kajari Gowa Bambang Dwi Murcolono saat menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor.

GOWA, BKM–Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) selaku Bupati Gowa Dr Hj Husniah Talenrang mengatakan, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat Senin (2/2) menjadi momentum untuk terus bersinergi dalam mengawal dan mengimplementasikan program-program strategis pemerintah pusat.

“Harapan kita tentu bersinergi mengawal seluruh program pemerintah pusat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan angka kemiskinan, program tiga juta rumah, serta program-program lainnya, termasuk menjaga dan mempertahankan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”tandas Bupati Gowa ini. Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan seluruh pemangku jabatan dan kebijakan di semua daerah harus menghilangkan sekat politik dalam menghadapi kemiskinan dan ketimpangan yang terjadi.

Penegasan Prabowo disampaikan pada Rakornas di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Prabowo menyatakan apa yang disampaikannya sebagai bentuk penegasan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan kesinambungan arah pembangunan nasional.
Presiden Prabowo pun menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya karena dapat hadir dan bertemu langsung dengan jajaran kepala pemerintahan daerah dari seluruh Indonesia.

“Kalau semangat saudara sungguh-sungguh berasal dari kalbu yang paling dalam, masa depan bangsa kita, saya yakin aman dan saya yakin kita akan berhasil,”imbuh Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan pemberantasan kemiskinan harus menjadi agenda utama seluruh pimpinan bangsa. Menurutnya, kemiskinan yang masih dialami sebagian rakyat Indonesia tidak dapat diterima di tengah besarnya kekayaan alam yang dimiliki negara.
“Kita harus berjuang bersama-sama siapa pun itu. Kita harus bersatu menghilangkan kemiskinan bangsa Indonesia. Kita tidak boleh menyerah,”tandas Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya persatuan nasional dan meninggalkan sekat-sekat politik dalam menghadapi persoalan kemiskinan dan ketimpangan. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk melakukan introspeksi serta memperbaiki peran kepemimpinan demi kepentingan rakyat.
“Mari kita sebagai pemimpin membulatkan tekad, membenahi diri kita, unsur kita, lingkungan kita, dan lingkaran kita. Mari kita bertekad menyelamatkan dan menjaga kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat, karena seluruh program kesejahteraan rakyat akan digulirkan secara merata di seluruh daerah. Hilangkan sekat politik dalam menghadapi persoalan kemiskinan dan ketimpangan,”tandasnya.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam kegiatan itu menjelaskan, Rakornas merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden. Tahun 2026 menjadi tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Keberhasilan akan dapat dioptimalkan di tahun 2026 dengan kesamaan gerak langkah antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk itu, diselenggarakan Rakornas bertema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas Tahun 2045,” jelas mantan Kapolri ini.
Rakornas ini diikuti 4.011 peserta dari berbagai instansi pemerintahan pusat dan daerah, termasuk pemerintah provinsi, kabupaten kota serta Forkopimda. (sar/rif)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |