PSPP UMJ Bekali Nelayan Pesisir Sambas Tata Kelola Koperasi dan Pemasaran

4 hours ago 8

loading...

PSPP UMJ mendorong penguatan ekonomi nelayan pesisir dan perbatasan di Desa Sebubus, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Pusat Studi Perbatasan dan Pesisir Universitas Muhammadiyah Jakarta (PSPP UMJ) mendorong penguatan ekonomi nelayan pesisir dan perbatasan di Desa Sebubus, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, melalui peningkatan tata kelola koperasi dan pemasaran produk kelautan. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan bagi pengurus dan anggota Koperasi Pesisir Surya Samudera pada 22-24 Agustus 2026.

Ketua PSPP UMJ Endang Rudiatin mengatakan penguatan koperasi diperlukan agar nelayan tidak hanya bergantung pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga mampu memperoleh nilai tambah melalui pengelolaan rantai pasok dan pengembangan pasar.

"Kunci utama peningkatan kesejahteraan nelayan tidak hanya terletak pada volume hasil tangkapan, tetapi pada bagaimana koperasi mampu mengelola rantai pasok dan menangkap peluang pasar produk olahan turunan," kata Endang dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Rampung Akhir 2026!

Pelatihan bertema "Tata Kelola Koperasi dan Pemasaran Produk Kelautan" tersebut digelar di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, dan merupakan tahap akhir Pilot Project Desa Berdikari hasil kerja sama PSPP UMJ dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia. Materi mencakup kebijakan dan potensi produk kelautan Sambas, legalisasi dan operasionalisasi koperasi, perizinan usaha dan produk, hingga strategi pemasaran.

Menurut Endang, tata kelola koperasi yang profesional dan terintegrasi dapat memperpendek rantai distribusi sehingga nilai tambah komoditas kelautan, seperti lobster dan ubur-ubur, dapat lebih banyak dinikmati masyarakat nelayan. "Melalui pembinaan koperasi nelayan, kami berharap dapat mendorong digitalisasi rantai nilai, kemandirian permodalan syariah, serta standardisasi kualitas produk perikanan termasuk proses halal, agar nelayan lokal mampu menembus pasar yang lebih luas," ujarnya.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |