Rekor Away Arema FC Runtuh di Dipta, Marcos Santos Kecewa Berat

1 day ago 11

Bola.com, Jakarta - Arema FC harus menelan pil pahit pada lawatan ke markas Bali United. Rekor tak terkalahkan Singo Edan di laga tandang BRI Super League 2025/2026 akhirnya terhenti setelah kalah tipis 0-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (4/1/2026).

Gol tunggal Kadek Agung Widnyana Putra pada menit ke-49 menjadi pembeda dalam laga tersebut. Arema FC yang berusaha bangkit dan mengejar ketertinggalan tak mampu menemukan gol balasan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini terasa menyakitkan bagi tim besutan Marcos Santos. Sepanjang pertandingan, Arema FC sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat semua kesempatan itu terbuang percuma.

Kekalahan ini sekaligus menghentikan catatan positif Arema FC di laga tandang. Sebelumnya, Singo Edan selalu mampu membawa pulang poin dari tujuh pertandingan away dan menjadikan laga di Bali sebagai laga tandang terakhir mereka di putaran pertama.

Selain memutus rekor Arema FC, kemenangan ini juga menjadi kemenangan kandang kedua Bali United musim ini. Sebelumnya, Serdadu Tridatu hanya mampu meraih tiga poin saat menjamu Madura United, sementara laga kandang lainnya berakhir dengan empat hasil imbang dan dua kekalahan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Penyelesaian Akhir Jadi Masalah Arema FC

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, sebenarnya sudah menekankan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang sebelum laga. Ia menyadari bahwa mencuri poin di Stadion Kapten I Wayan Dipta membutuhkan ketenangan dan ketajaman di lini depan.

Namun, apa yang diharapkan tak terjadi di lapangan. Ian Puleio, Dedik Setiawan, hingga Razzaa Fachrezi yang masuk sebagai pemain pengganti gagal memaksimalkan peluang yang didapat. Arema FC pun harus pulang ke Malang dengan tangan kosong.

Situasi ini makin diperparah dengan tumpulnya lini serang Singo Edan. Arema FC tercatat gagal mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun, sebuah kondisi yang tak lepas dari absennya striker utama mereka, Dalberto Luan.

Marcos Santos Soroti Gol yang Tak Seharusnya Terjadi

Marcos Santos tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Ia menilai gol yang bersarang ke gawang Arema FC seharusnya bisa dihindari, terutama karena sudah diantisipasi dalam sesi latihan.

“Saya tidak terima, sedih, dan agak marah. Kami kemasukan dengan cara yang seharusnya bisa diantisipasi. Dalam latihan sudah kami sampaikan agar tidak kebobolan dengan cara seperti itu,” keluh Marcos Santos.

Ia juga menyoroti kurangnya fokus pemainnya di awal babak kedua, yang akhirnya dimanfaatkan Bali United melalui pergerakan pemain dari lini kedua.

“Kami kurang fokus di awal babak kedua. Ini yang tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.

Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arema FC. Selain memperbaiki konsentrasi, Singo Edan juga dituntut segera menemukan solusi di lini depan agar kembali tajam pada laga-laga berikutnya.

Persaingan di BRI Super League

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |