![]()
Rabu 24 Juni 2026 07:00 am oleh ronalyw
ist TERIMA--Wagub Sulsel, Fatmawati Rusdi menerima jajaran BPS Sulsel dalam pembahasan Sensus Ekonomi 2026. Pertemuan membahas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang kini memasuki tahap pendataan lapangan secara door to door di seluruh wilayah Sulsel di rumah jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa (23/6).
MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi menerima jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel dalam pembahasan Sensus Ekonomi 2026. Pertemuan membahas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang kini memasuki tahap pendataan lapangan secara door to door di seluruh wilayah Sulsel.
“Data yang valid sangat penting agar setiap kebijakan maupun program pemerintah benar-benar tepat sasaran. Dengan data yang baik, pemerintah dapat mengambil keputusan yang lebih tepat sesuai kondisi riil masyarakat,” ujar Fatma saat menerima Kepala BPS Sulsel Aryanto di rumah jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa (23/6).
Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda statistik nasional untuk memotret perkembangan aktivitas ekonomi dan dunia usaha di Indonesia. Hasilnya menjadi rujukan penting dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan berbasis data di tingkat pusat maupun daerah.
Fatmawati menegaskan ketersediaan data yang berkualitas menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
Dia juga menilai Sensus Ekonomi 2026 memperkuat implementasi Satu Data Indonesia melalui data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Keberhasilan sensus ini bukan hanya tugas BPS. Dibutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Semakin baik data yang kita miliki, semakin baik pula kebijakan yang dapat dirumuskan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dia mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas lapangan. Menurutnya, keberhasilan sensus juga ditentukan oleh partisipasi masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPS Sulsel Aryanto menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara door to door oleh petugas lapangan yang telah dilatih sesuai standar BPS.
Dia menyebut tantangan di lapangan mencakup wilayah padat penduduk hingga kawasan perumahan tertutup.
Setiap wawancara sensus memerlukan waktu rata-rata sekitar 30 menit karena kuesioner memuat berbagai indikator sosial ekonomi. Data tersebut digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di berbagai sektor.(jun)
Rekomendasi Untukmu

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471181/original/002594400_1768279992-20260113BL_Pengenalan_Pelatih_Baru_Timnas_Indonesia__John_Herdman_19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462253/original/037819200_1767520830-PSIM.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553485/original/012204900_1775976887-WhatsApp_Image_2026-04-11_at_23.40.54__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5244675/original/084232700_1749204463-Timnas_Indonesia_-_Pesona_Ole_Romeny_copy.jpg)