Tanggapi Komentar Nyinyir Penanganan Bencana Sumatera, Prabowo: Kita Anggap Peringatan

8 hours ago 11

loading...

Presiden Prabowo Subianto menanggapi komentar nyinyir sejumlah pihak terkait penanganan bencana di Sumatera. Foto/SindoNews

ACEH - Presiden Prabowo Subianto menanggapi komentar nyinyir sejumlah pihak terkait penanganan bencana di Sumatera. Prabowo menilai kritik tersebut kerap melihat upaya pemerintah dari sudut pandang negatif. Namun, Prabowo menegaskan hal itu tidak boleh memengaruhi fokus pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak.

“Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi-pribadi, komentator dan sebagainya, yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif,” kata Prabowo saat meninjau pembangunan rumah hunian Danantara, di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Prabowo mencontohkan kritik yang mempertanyakan kehadiran pejabat di lokasi bencana. Menurutnya, kehadiran pemimpin bukan untuk seremonial atau bekerja secara fisik, melainkan memastikan kebutuhan dan permasalahan di lapangan dapat segera ditangani.

Baca juga: Presiden Prabowo Bertolak ke Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Hunian Sementara

“Jadi kalau ada, saya pernah dengar ada kritik begini, untuk apa menteri datang ke tempat bencana? hanya datang melihat saudara-saudara serba susah. Menteri tidak datang dibilang tidak peduli, menteri datang ya masa menteri ikut macul, bukan itu. Pejabat datang, pemimpin datang melihat apa kekurangan, apa masalah, apa yang bisa kita bantu, mana yang kita bisa percepat kan begitu,” katanya.

Prabowo menegaskan pentingnya komunikasi langsung dengan pemerintah daerah agar keputusan bisa diambil berdasarkan kondisi nyata di wilayah terdampak. “Saya datang ketemu Gubernur, Gubernur sampaikan kita butuh ini, kita itu, Pak ada usul ini ada saya tahu langsung saya bisa cek kan begitu ceritanya ya. Jadi ini ada tapi ya mudah-mudahan saudara saya, saya percaya dengan bukti.”

Prabowo juga mengingatkan para pemimpin di semua level agar siap menghadapi kritik, termasuk hujatan dan fitnah, tanpa kehilangan semangat untuk bekerja. “Jadi saya sampaikan ke saudara-saudara para pimpinan para menteri pada Kepala Badan Gubernur semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah siap untuk di, tapi tidak boleh kita apa, tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat.”

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |