loading...
Adhie M Massardi. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Aktivis Adhie M Massardi memunculkan gagasan tentang Kementerian Hak Asasi dan Martabat Manusia (Kementerian HAMM). Apa pertimbangannya?
Adhie yang juga Tenaga Ahli Bidang Kebudayaan dan Demokrasi Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) dalam tulisan berjudul Kementerian HAM dalam "NGO in G Major" yang diterima SindoNews, antara lain menyebut sudah terlalu lama bangsa ini hidup dalam nada-nada minor: getir, melankolis, dan penuh luka yang tak pernah benar-benar selesai.
"Kita berkali-kali jatuh cinta pada harapan, lalu menyaksikannya patah di hadapan kenyataan. Dalam ruang batin kolektif itu, politik sering terasa lebih sebagai pengalaman emosional daripada pengalaman rasional. Karena itu, bangsa ini perlahan terbiasa hidup dalam suasana batin yang muram: penuh kecurigaan, kehilangan rasa saling percaya, dan mudah lelah oleh pengkhianatan yang berulang," ujar Adhie, dikutip Senin (25/5/2026). Adhie mempersilakan mengutip tulisannya tersebut.
Pada saat yang sama, lanjutnya, dunia modern bergerak sangat cepat. Ia menghasilkan kemajuan teknologi, efisiensi ekonomi, dan kecanggihan yang mengagumkan. Tetapi diam-diam, dunia juga memproduksi krisis yang lebih sunyi: manusia yang semakin kehilangan penghormatan terhadap sesamanya.
Baca Juga: Natalius Pigai: Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
Menurutnya, manusia modern mampu menembus langit, mengendalikan data, dan mempercepat hampir seluruh aspek kehidupan. Tetapi semakin maju peradaban, semakin tampak pula paradoksnya: manusia menjadi semakin terhubung, namun semakin terasing; semakin bebas, tetapi semakin kehilangan makna.
Di titik inilah, lanjut Adhie, kita perlu bertanya ulang: untuk apa sebenarnya seluruh arsitektur negara modern dibangun? Apakah hanya untuk pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik, dan ekspansi teknologi? Ataukah ada tujuan yang lebih dalam: meninggikan harkat dan martabat manusia?




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500137/original/026177300_1770815891-Ratchaburi_FC_vs_Persib_Bandung.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397998/original/062238400_1761826690-kadu.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5488032/original/018106100_1769695291-IMG_20260129_204055.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5471604/original/004210100_1768290584-John_Herdman_-13.jpg)
