DPA Dpercepat untuk Bayar Gaji Tenaga Lapangan

2 days ago 11

BeritaKotaMakassar > Metro

Senin 2 Februari 2026 07:00 am oleh

int
Andi Zulkifli Nanda

int Andi Zulkifli Nanda

MAKASSAR, BKM – Pemerintah Kota Makassar mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang menopang program prioritas daerah untuk melakukan percepatan dalam penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Hal ini ditegaskan Sekretaris Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda. Dia juga mengingatkan seluruh camat untuk segera merampung DPA-nya karena berkaitan langsung dengan pembayaran gaji petugas kebersihan dan tenaga lapangan lainnya.

“Ini harus dipercepat, tidak bisa tidak. Petugas kebersihan itu harus digaji Januari, jadi DPAnya harus cepat selesai,” ujarnya, kemarin.
Langkah ini dinilai krusial agar program prioritas pemerintah daerah dapat segera berjalan sejak awal tahun.
Menurutnya, proses penandatanganan DPA sepenuhnya bergantung pada kesiapan masing-masing OPD.

Dokumen yang telah lengkap dan melewati tahapan asistensi tim akan langsung ditandatangani, sementara yang belum sesuai akan dikembalikan untuk diperbaiki.
“DPA tergantung SKPD-nya masing-masing. Siapa yang lengkap, sudah dilakukan asistensi, baru saya tanda tangan. Kalau masih ada yang kurang atau tidak sesuai, kita kembalikan sampai betul-betul sesuai,” tegas Zulkifli.
Zulkifli menargetkan seluruh DPA dapat disahkan, sehingga program kerja dan pelayanan publik bisa langsung berjalan. Ia juga mendorong percepatan pengadaan barang dan jasa yang selama ini kerap dimulai pada Maret.

“Kalau perencanaannya sudah selesai dan itu program prioritas, langsung saja dilakukan pengadaan barang dan jasa sesuai mekanisme,” katanya.
Secara keseluruhan, perencanaan kegiatan Pemerintah Kota Makassar tahun 2026 mencakup sekitar 16 program prioritas, dengan tiga di antaranya merupakan proyek multiyears. Proyek tersebut meliputi lanjutan tahap II Makassar Government Center (MGC), pembangunan ulang Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, serta pembangunan Stadion Untia.
Pembangunan stadion menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham. Munafri menegaskan, stadion sepak bola bukan sekadar fasilitas olahraga, melainkan instrumen promosi daerah sekaligus penggerak ekonomi dan pariwisata.

“Tekad kami 2026 pembangunan Stadion Untia sudah fix dibangun. Stadion sepak bola itu bukan hanya olahraga. Ujungnya adalah promosi dan pariwisata daerah,” ujar Munafri.
Ia menambahkan, setiap pertandingan internasional berpotensi memperkenalkan Makassar ke dunia melalui liputan media global.
“Orang akan tahu di mana Makassar, apa yang ada di Makassar, dan bagaimana karakter masyarakatnya,” kata Munafri yang akrab disapa Appi.
Selain stadion, Munafri juga menyoroti pentingnya percepatan revitalisasi Lapangan Karebosi. Menurutnya, seluruh proses legal dan administrasi telah rampung sehingga tidak ada alasan proyek tersebut tertunda.

“Karebosi harusnya sudah bisa jalan. Itu program yang bisa dipercepat. Rencana tender dini harus dilakukan supaya cepat jalan. Sayang sekali kalau Karebosi tidak dikerja,” tegasnya.
Ia menilai Karebosi merupakan ruang interaksi utama warga Makassar yang harus segera difungsikan kembali.
“Dulu tempat ini ramai dan bermanfaat. Sekarang kewajiban kita untuk membuat Karebosi bisa cepat dipakai lagi sebagai ruang interaksi warga,” tutupnya. (rhm)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |