Fahrizal Tutup Reses dengan Serap Aspirasi Soal Kesehatan Hingga Bansos

9 hours ago 5

BeritaKotaMakassar > Metro

Minggu 15 Februari 2026 21:05 pm oleh

Anggota DPRD Kota Makassar, Fahrizal Arrahman Husain, menutup rangkaian reses dengan menyerap aspirasi warga di Asrama Bara-baraya RW 05, Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Sabtu (14/2/2026).

Anggota DPRD Kota Makassar, Fahrizal Arrahman Husain, menutup rangkaian reses dengan menyerap aspirasi warga di Asrama Bara-baraya RW 05, Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Sabtu (14/2/2026).

MAKASSAR, BKM — Anggota DPRD Kota Makassar, Fahrizal Arrahman Husain, menutup rangkaian Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2025/2026 dengan menyerap aspirasi warga di Asrama Bara-baraya RW 05, Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan reses di titik terakhir tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar itu menerima langsung keluhan terkait pelayanan kesehatan, bantuan sosial (bansos), hingga persoalan lingkungan.

Warga menyoroti masalah keaktifan kartu KIS dan akses layanan kesehatan yang masih terkendala bagi sebagian masyarakat. Mereka berharap pemerintah dapat memastikan seluruh warga kurang mampu tetap mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

Selain itu, persoalan sampah juga menjadi perhatian utama. Warga mengeluhkan pengangkutan sampah yang belum optimal di beberapa titik permukiman, sehingga membutuhkan penanganan lebih serius dari pemerintah kota. Masyarakat juga mengusulkan program budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus peluang peningkatan ekonomi warga.

Menanggapi hal tersebut, Fahrizal yang juga politisi PKB Makassar ini menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Semua aspirasi yang disampaikan warga akan kami tampung dan perjuangkan melalui DPRD agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kota,” ujarnya.

Ia menilai forum reses menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan secara langsung kepada wakil rakyat.

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi wadah bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran. Warga sebelumnya mempertanyakan kejelasan penerima bantuan sosial serta validasi data penerima.

“Kami akan mendorong pemerintah melakukan pendataan yang akurat dan transparan, sehingga bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Selain bantuan sosial, warga turut menanyakan program koperasi Merah Putih, MBG, serta bantuan pendidikan. Mereka berharap adanya sosialisasi yang lebih jelas agar masyarakat memahami mekanisme dan manfaat program tersebut.

Di akhir kegiatan, ia mengajak warga terus aktif berkomunikasi dengan wakil rakyat agar setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti. Ia berharap sinergi antara DPRD dan masyarakat semakin kuat sehingga pembangunan dan pelayanan publik di Kota Makassar dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran. (ita)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |