loading...
Gelombang PHK kembali terjadi yang kini tidak lagi hanya menyasar satu titik, melainkan merambah ke berbagai provinsi dan lintas sektor, mulai dari elektronik, tekstil, hingga otomotif. Foto/ilustrasi
JAKARTA - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) kembali terjadi, yang kini tidak lagi hanya menyasar satu titik, melainkan merambah ke berbagai provinsi dan lintas sektor, mulai dari elektronik, tekstil, hingga otomotif. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkapkan, bahwa fenomena ini merupakan cerminan nyata dari rapuhnya ketahanan industri domestik terhadap gejolak eksternal.
Salah satu kasus terbaru yang mencolok adalah penutupan total PT Xacti Indonesia di Depok, Jawa Barat. Kondisi industri manufaktur saat ini berada dalam tekanan hebat akibat ketidakpastian pasar global yang tak kunjung mereda. Situasi ini memaksa sejumlah perusahaan mengambil langkah ekstrem berupa efisiensi dan berujung penutupan total atau pailit.
"PT Xacti Indonesia yang dulunya adalah PT Sanyo Indonesia telah menutup total operasionalnya dengan melakukan PHK terhadap 350 orang karyawan karena sudah tidak mampu lagi bersaing," kata Said Iqbal dalam jumpa pers secara virtual, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Meski demikian, Iqbal memastikan bahwa proses advokasi terhadap karyawan PT Xacti telah mencapai kesepakatan. Berdasarkan laporan anggota di lapangan, para pekerja yang terdampak mendapatkan kompensasi berupa pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang ketenagakerjaan, termasuk uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak.
Namun potret buram ketenagakerjaan ini tidak berhenti di Depok. Di Jawa Barat lainnya, tepatnya di Karawang, tercatat total 1.323 orang terkena PHK dengan berbagai latar belakang, mulai dari penutupan perusahaan (295 orang), langkah efisiensi (294 orang), hingga alasan disharmoni manajemen.




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500137/original/026177300_1770815891-Ratchaburi_FC_vs_Persib_Bandung.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397998/original/062238400_1761826690-kadu.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5488032/original/018106100_1769695291-IMG_20260129_204055.jpg.jpeg)

