loading...
Hadapi invasi militer AS, Presiden Kuba anam akan ada pertumpahan darah. Foto/X/@ElNecio_Cuba
HAVANA - Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap Kuba "akan menyebabkan pertumpahan darah dengan konsekuensi yang tak terhitung" di tengah ketegangan yang kembali meningkat antara Havana dan Washington.
“Kuba tidak menimbulkan ancaman, dan tidak memiliki rencana atau niat agresif terhadap negara mana pun. Kuba tidak memiliki rencana agresif terhadap AS, dan tidak pernah memilikinya, sesuatu yang diketahui dengan baik oleh pemerintah negara tersebut,” kata pemimpin itu dalam sebuah unggahan di X, dilansir CNN.
Díaz-Canel menambahkan bahwa Kuba “sudah menderita agresi multidimensi dari AS” dan bahwa Kuba “memiliki hak mutlak dan sah untuk membela diri terhadap serangan militer,” meskipun ia menegaskan bahwa hal ini “secara logis atau jujur tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk melancarkan perang terhadap rakyat Kuba yang mulia.”
Hubungan bilateral berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa dekade, dengan tekanan baru dari Presiden AS Donald Trump dan krisis energi yang semakin memburuk di pulau yang dikelola komunis tersebut. Pekan lalu, menteri energi Kuba mengatakan bahwa sumbangan minyak Rusia di menit-menit terakhir telah habis, dan bahwa warga Kuba harus menanggung lebih banyak pemadaman listrik.
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menyampaikan pidato pada bulan Maret. Presiden telah memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap Kuba akan menyebabkan "pertumpahan darah."
Pada hari Senin, pemerintahan Trump mengumumkan sanksi baru terhadap pemerintah Kuba, termasuk badan intelijen utama dan kementerian dalam negeri. Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "tindakan sanksi tambahan dapat diharapkan dalam beberapa hari dan minggu mendatang."
AS juga memberikan sanksi kepada 11 pejabat Kuba, termasuk Menteri Kehakiman dan Wakil Menteri Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba.

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479366/original/020442700_1768975667-indonesia_arena.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500137/original/026177300_1770815891-Ratchaburi_FC_vs_Persib_Bandung.jpg)