NATO Makin Ketar-ketir karena Stok Rudal AS Terkuras oleh Perang Iran

8 hours ago 10

loading...

Sekutu-sekutu NATO semakin cemas setelah stok rudal kelas atas AS terkuras oleh perang di Iran. Imbasnya, pasokan rudal untuk anggota aliansi menjadi dibatasi. Foto/EUCOM

BRUSSELS - Sekutu-sekutu NATO semakin cemas bahwa perang besar-besaran Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran telah menguras stok rudal kelas atas Amerika. Imbasnya, pasokan misil—termasuk rudal pencegat—yang semestinya diterima anggota aliansi untuk misi pertahanan, mulai dibatasi.

Para petinggi militer aliansi dijadwalkan melakukan pertemuan pada hari Selasa (19/5/2025) di Markas Besar NATO di Brussels. Pertemuan ini akan membahas kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produksi senjata dalam skala besar.

Baca Juga: AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Polandia, Ibarat Tampar Sekutu Sendiri

Militer AS menghabiskan sejumlah besar amunisi berkualitas tinggi termasuk sebagian besar sistem pertahanan udara dan rudal Patriot yang sangat mahal. Angka-angka yang dirilis dari Pentagon pada 12 Mei menunjukkan bahwa perang Iran telah menelan biaya lebih dari USD29 miliar bagi militer AS sejauh ini, tanpa ada tanda-tanda berakhirnya konflik.

Sekutu-sekutu NATO khawatir bahwa perangkat keras militer yang kompleks yang mendukung jaminan keamanan aliansi tidak dapat diperbarui tepat waktu untuk mengimbangi konsumsi pasokan militer AS sendiri.

Pada pertemuan puncak minggu ini, para kepala militer dari semua 32 negara anggota akan memeriksa dampak yang mungkin ditimbulkan oleh konsumsi cepat yang konsisten terhadap kemampuan kolektif NATO dan kekuatan pencegahan karena Rusia terus mengancam sekutu.

Pada 15 Mei, peringatan serangan udara dikeluarkan di Finlandia setelah militer mendeteksi drone memasuki wilayah udara negara tersebut. Bandara Helsinki ditutup sementara, menyebabkan pembatalan dan pengalihan rute banyak penerbangan.

Pertemuan hari Selasa akan dipimpin oleh Komandan Tertinggi Sekutu Eropa (SACEUR) Jenderal Alexus G. Grynkewich, dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte juga hadir.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |