Imunisasi Bulukumba: Cegah TBC & Difteri

13 hours ago 16

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Jumat 24 April 2026 07:00 am oleh

KAPASITAS -- Kadis Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah  foto bersama usai kegiatan peningkatan kapasitas Tanggap Respon Petugas dalam Penanggulangan PD3I dan Penurunan Angka Zero Dose di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Kamis (23/4).

KAPASITAS -- Kadis Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah foto bersama usai kegiatan peningkatan kapasitas Tanggap Respon Petugas dalam Penanggulangan PD3I dan Penurunan Angka Zero Dose di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Kamis (23/4).

BULUKUMBA, BKM — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah mengapresiasi Unicef dan Yayasan LKMN yang telah berkontribusi dalam peningkatan cakupan imunisasi dan penguatan kapasitas petugas di daerah tersebut.

Dia menegaskan bahwa imunisasi merupakan upaya pemberian kekebalan tubuh untuk mencegah berbagai penyakit menular seperti TBC, difteri, dan penyakit lainnya.

“Tujuan akhir dari imunisasi adalah terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity), sehingga masyarakat terlindungi secara menyeluruh,” ujar Amrullah saat sambutan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Tanggap Respon Petugas dalam Penanggulangan PD3I dan Penurunan Angka Zero Dose di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Kamis (23/4).

“Semoga pelaksanaan imunisasi semakin dimasifkan, sehingga masyarakat memiliki kesadaran untuk melakukan imunisasi secara sukarela dan berkelanjutan,” tambahnya.

PD3I merupakan singkatan dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi. Kegiatan ini berlangsung hingga Jumat (24/4), dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Sri Surianti, SKM., M.Kes dan Nur Hikmah, SKM selaku pengelola program imunisasi, serta Basri, SKM., M.KM sebagai pengelola surveilans dan PD3I. Turut hadir Plt. Kabid P2P Dinas Kesehatan Bulukumba, Faizal Johar Pasmar, SKM., M.Kes.

Peserta kegiatan terdiri dari petugas imunisasi dan surveilans dari 21 Puskesmas se-Kabupaten Bulukumba, serta petugas imunisasi dan surveilans dari Dinas Kesehatan Kabupaten.

Sementara itu, Rahman Nursyam dari Yayasan LKMN menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para petugas agar mampu berkolaborasi dan siap menghadapi potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Melalui pelatihan ini, teman-teman di Puskesmas diharapkan sudah siap melakukan penanganan jika terjadi KLB di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Dia menyampaikan capaian imunisasi di Kabupaten Bulukumba sejauh ini tergolong baik. Namun demikian, kesiapsiagaan tetap harus dijaga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sistem deteksi dini, respon cepat, serta meningkatkan kualitas layanan imunisasi guna mencapai target kesehatan masyarakat yang optimal di Bulukumba.(ful)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |