Kemajuan Pengadaan Alutsista Tanpa Impor dan Produksi Lokal Suku Cadang

1 hour ago 4

loading...

Prajurit TNI mengikuti parade alutsista peringatan HUT ke-78 TNI di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Kamis (5/10/2023). Foto/Arif Julianto

JAKARTA - Kemandirian industri pertahanan menjadi salah satu agenda strategis Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Meski capaian menuju kemandirian penuh produksi alat utama sistem persenjataan ( alutsista ) tanpa impor masih menghadapi tantangan struktural, sejumlah kemajuan signifikan telah dicapai.

Utamanya, pada kategori alutsista yang telah dikuasai sepenuhnya teknologinya oleh industri dalam negeri. Menurut Pengamat Intelijen Ridlwan Habib, upaya tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan yang menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan seperti Peraturan Presiden tentang kebijakan umum pertahanan negara dan penguatan ekosistem industri pertahanan nasional.

“Untuk pengadaan tanpa impor, kita sudah mulai dari alutsista yang kita kuasai penuh teknologinya. Contohnya senapan, amunisi, kapal patroli, dan kendaraan taktis seperti Maung atau Anoa. Itu sudah mayoritas buatan kita sendiri,” kata Ridlwan Habib, Minggu (25/1/2026).

Baca juga: Kemandirian Industri Pertahanan Dianggap sebagai Pilar Kedaulatan Negara

Contoh utamanya adalah sektor senjata ringan seperti pistol, senapan serbu, dan amunisi kaliber kecil. PT Pindad (Persero) sebagai BUMN strategis telah menghasilkan berbagai varian pistol (G2 Combat, MAGNUM, dan lain-lain) dan senapan serbu seri SS (Senapan Serbu 1, 2, hingga model terbaru SS3) yang digunakan oleh TNI maupun Polri.

Dia menilai kebijakan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian sejak beberapa tahun terakhir menegaskan agar kebutuhan senjata ringan standar dipenuhi dari produksi dalam negeri selama spesifikasinya terpenuhi. Hasilnya, pengadaan pistol dan senapan serbu untuk prajurit TNI/Polri tidak lagi bergantung pada impor.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |