Manfaat dan Hikmah Puasa Syawal, Simak Penjelasannya di Sini!

2 hours ago 8

loading...

Hadis ini termasuk karunia Allah yang diberikan kepada hambaNya, mendapatkan pahala puasa setahun dengan tanpa kepayahan. Dan inilah hikmah dilakukannya puasa (sunnah) 6 hari (di bulan Syawal). Foto ilustrasi/ist

Banyak keistimewaan dan hikmah serta manfaat dari puasa Syawal ini. Apa saja hikmah dan manfaatnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Anjuran melaksanakan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal, tercantum dalam hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berikut ini: Dari Abu Ayub Al-Anshari bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan puasa selama 6 hari di bulan syawwal, maka seolah-olah ia telah berpuasa dahr penuh.” (HR. Muslim)

Hadis ini merupakan dalil yang menunjukkan keutamaaan puasa 6 hari pada bulan Syawal, dan yang dimaksud dengan “ad-Dahr” di sini adalah setahun, maknanya, seakan-akan ia telah berpuasa setahun penuh.

Disebutkan dalam riwayat an-Nasa-i,

جعل الله الحسنة بعشرة أمثالها. فشهر بعشرة أشهر، وصيام ستة أيام بعد الفطر تمام السنة

“Allah menjadikan kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. (puasa) sebulan dibalas dengan (pahala puasa) 10 bulan, dan berpuasa selama 6 hari (di bulan Syawwal) setelah idul fithri sebagai penyempurna (puasa) setahun.” (HR. an-Nasa-i, di dalam al-Kubra 2/162 dari hadis Tsuban)

Baca juga: Menelusuri Jejak Sejarah Islam: 9 Peristiwa Penting di Bulan Syawal

Mengutip tulisan Ustadz Amar Abdullah bin Syakir, dai yang aktif di Yayasan Hisbah, dijelaskan, bahwa hadis ini termasuk karunia Allah yang diberikan kepada hambaNya, mendapatkan pahala puasa setahun dengan tanpa kepayahan. Dan inilah hikmah dilakukannya puasa (sunnah) 6 hari (di bulan Syawwal). Wallahu a’lam.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |