PDIP Makassar Dorong Etika Politik Digital di Kalangan Anggota DPRD

2 days ago 13

BeritaKotaMakassar > Politik

Senin 2 Februari 2026 07:00 am oleh

IST
William Laurin

IST William Laurin

‎MAKASSAR, BKM–Dinamika politik lokal kini tak hanya berlangsung di ruang sidang, tetapi juga berpindah ke layar gawai. Menyikapi fenomena tersebut, legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Makassar, William Laurin, menekankan pentingnya etika politik digital bagi seluruh anggota DPRD Makassar.
‎‎Anggota DPRD Makassar ini menilai, media sosial telah menjadi ruang publik baru yang sangat sensitif. Setiap unggahan, reaksi, maupun komentar dari wakil rakyat dapat dengan cepat membentuk persepsi masyarakat, bahkan sebelum klarifikasi disampaikan secara resmi.

‎‎”Ke depan kami meminta seluruh anggota DPRD lebih bijak dan cermat dalam menggunakan media sosial, karena dampaknya bisa menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya.
‎‎Menurutnya, kegaduhan di ruang digital berpotensi menggeser substansi kerja DPRD. Isu-isu strategis yang seharusnya dibahas secara serius bisa tenggelam oleh polemik akibat unggahan personal yang viral dan multitafsir.

‎‎William yang juga Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Makassar ini menegaskan, kehati-hatian dalam bermedia sosial bukan bentuk pembatasan kebebasan berekspresi, melainkan bagian dari tanggung jawab politik. Sebab, setiap pernyataan anggota dewan kerap dikaitkan langsung dengan sikap lembaga dan partai politik yang diwakilinya.
‎‎”Anggota DPRD harus mampu memosisikan diri. Media sosial bukan ruang privat sepenuhnya, karena status sebagai pejabat publik melekat dalam setiap aktivitas,” ucapnya.
‎‎Ia juga mendorong agar media sosial dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi yang mencerahkan, memperkuat literasi politik, serta menjembatani aspirasi masyarakat, bukan menjadi sumber kegaduhan baru di ruang publik.

‎‎Ia berharap, kesadaran kolektif ini dapat memperkuat citra DPRD Makassar sebagai lembaga yang matang secara politik dan mampu beradaptasi dengan tantangan era digital tanpa kehilangan etika dan marwah kelembagaan. (ita/rif)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |