Seorang Nelayan Ditemukan Meninggal Usai Terseret Arus Laut di Pantai Indah Bosowa

1 day ago 12

BeritaKotaMakassar > Headline

Senin 2 Februari 2026 18:10 pm oleh

Personel BPBD Kota Makassar mengevakuasi seorang nelayan bernama Yanto (33) yang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus laut saat memasang jaring ikan di Pantai Indah Bosowa, Kota Makassar, Senin (2/2).

Personel BPBD Kota Makassar mengevakuasi seorang nelayan bernama Yanto (33) yang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus laut saat memasang jaring ikan di Pantai Indah Bosowa, Kota Makassar, Senin (2/2).

MAKASSAR, BKM — Seorang nelayan bernama Yanto (33) ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus laut saat memasang jaring ikan di Pantai Indah Bosowa, Kota Makassar, Senin (2/2). Korban ditemukan sekitar pukul 11.40 Wita, tak lama setelah dilaporkan hilang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, M Fadli Tahar, menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita ketika korban bersama rekannya sedang beraktivitas di bibir pantai.

“Korban saat itu hendak memasang jaring ikan. Namun secara tiba-tiba arus laut menguat dan menghantam keduanya. Satu orang berhasil menyelamatkan diri, sementara korban Anto terbawa arus,” ujar Fadli Tahar.

Mendapat laporan kejadian, BPBD Kota Makassar dipimpin langsung oleh Kalak BPBD Kota Makassar, M Fadli Tahar segera melakukan operasi pencarian dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD, Babinsa, Dinas Pemadam Kebakaran, serta warga setempat.

Proses pencarian sempat terkendala kondisi cuaca yang ekstrem, angin kencang disertai arus laut yang cukup deras. Sehingga pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta koordinasi intensif dengan unsur terkait.

“Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia. Setelah itu langsung dievakuasi ke rumah duka,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Fadli Tahar mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di pesisir, agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi arus laut.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi alam sebelum beraktivitas di laut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

BPBD Kota Makassar juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat atau potensi bencana, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Terpisah, Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin mengemukakan, pihaknya telah menerima laporan dan informasi dari Polsek Tamalate bahwa korban tenggelam di Pantai Indah Bosowa sudah ditemukan tim SAR gabungan. Korban juga sudah dievakuasi dimasukan ke dalam kantong jenazah berwarna kuning dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Pihak keluarga telah mengambil jenazahnya dan di bawa ke rumah duka di Jalan Bontoduri. (rhm-jul)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |