Sulit Dikendalikan, Sampah Menumpuk di Jalan Abdesir-Inspeksi PAM

2 days ago 11

BeritaKotaMakassar > Metro

Minggu 1 Februari 2026 17:38 pm oleh

Sampah yang bertumpuk di Jalan Abdullah Dg Sirua (Abdesir) hingga kawasan Inspeksi PAM, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Sampah yang bertumpuk di Jalan Abdullah Dg Sirua (Abdesir) hingga kawasan Inspeksi PAM, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

MAKASSAR, BKM — Warga mengeluhkan tumpukan sampah yang kian menggunung di Jalan Abdullah Dg Sirua (Abdesir) hingga kawasan Inspeksi PAM, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Kondisi tersebut telah mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta berpotensi menimbulkan dampak kesehatan.

‎Pantauan BKM pada Sabtu malam, 31 Januari, sampah terlihat menumpuk di sepanjang tepi jalan. Sampah rumah tangga bercampur plastik dan sisa makanan berserakan, menimbulkan bau tak sedap yang menyengat, terutama di sekitar titik pembuangan liar.

‎Salah seorang warga mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia menyebut sampah kerap menumpuk, bahkan hingga menggunung tanpa penanganan yang maksimal.

‎“Sudah lama ini sampah sering menumpuk dan menggunung. Kalau dibiarkan terus, baunya sangat mengganggu,” ujarnya.

‎Menanggapi keluhan warga, Lurah Batua, Taufiq, S.A.P. mengakui persoalan sampah di lokasi tersebut memang sudah lama terjadi dan sulit dikendalikan.

“Iye, sudah lama memang di situ begitu. Kami sudah berapa kali melakukan teguran baik secara lisan maupun tulisan, namun masih saja ada orang yang sering membuang sampah disitu,” ujarnya saat dikonfirmasi BKM.

‎Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima pihak kelurahan, sebagian besar sampah yang menumpuk berasal dari aktivitas pasar dan warga Tello Baru. “Menurut informasi itu sampah kebanyakan dari pasar dan warga Tello Baru,”lanjutnya.

‎Bahkan, pihak kelurahan sempat mendirikan posko penjagaan di sekitar lokasi untuk mencegah pembuangan sampah ilegal. Namun upaya tersebut belum berjalan efektif.

‎”Kami sempat membuat posko disitu untuk menjaga. Saat kami ada orang-orang tidak ada lagi yang membuang sampah, tapi ketika kami sudah pergi mereka kembali lagi membuang sampah,” sambungnya.

‎Kendati demikian, Taufiq mengaku pihaknya tidak tinggal diam. Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk pengawasan dan penertiban di lokasi rawan pembuangan sampah. (jar)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |