![]()
Selasa 19 Mei 2026 07:00 am oleh ronalyw
BUSUR -- Korban yang terkapar dengam busur yang tertancap di pantatnya.
MAKASSAR, BKM — Aksi pembusuran kembali terjadi di Kota Makassar. Seorang driver Maxim bernama Sandi menjadi korban penyerangan menggunakan busur panah di kawasan Kecamatan Manggala, Sabtu siang, 16 Mei 2026.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Berdasarkan kronologis yang dihimpun pihak kepolisian, kejadian bermula saat korban melintas di lokasi dan melihat sejumlah pria yang diduga merupakan ‘Pak Oga’ atau palimbang limbang sedang mengatur kendaraan di jalan.
Korban kemudian menegur salah satu pelaku karena dianggap hanya memberi jalan kepada pengendara yang memberikan uang.
”Macet, yang ada saja uangnya dikasih jalan,” ucap korban kepada pelaku.
Perkataan tersebut diduga membuat pelaku tersinggung hingga memicu cekcok di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, korban dan pelaku terlibat perkelahian.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, mengatakan, saat perkelahian berlangsung, sekitar empat orang rekan pelaku ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban.
”Menurut informasi awal korban ini menegur pelaku agar membiarkan juga orang-orang untuk lewat, jangan cuma yang memberikan uang, kan pelaku ini sebagai palimbang limbang atau Pak Oga,” ujar Semuel.
Di tengah pengeroyokan itu, pelaku utama yang diketahui berinisial (R) disebut sempat meninggalkan lokasi untuk mengambil busur panah.
‘:Nah menurut korban, pelaku tidak terima karena ditegur akhirnya mereka berkelahi. Nah si pelaku ini kalah saat duel akhirnya pelaku lari dan mengambil busur kemudian menembak ke arah korban,” lanjutnya.
Anak panah tersebut mengenai pinggang sebelah kanan korban. Meski dalam kondisi terluka, korban disebut masih sempat mengejar pelaku menggunakan sepeda motor. Namun pelaku berhasil melarikan diri.
”Korban sempat mengejar pelaku tapi tidak didapat,” tambah Semuel.
Usai kejadian, korban bergegas menuju Rumah Sakit Hermina Makassar di Jalan Toddopuli Raya Timur untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun karena luka yang dialami cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Daya Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 14, Kecamatan Biringkanaya.
Korban diketahui telah menjalani operasi akibat luka busur yang menancap di tubuhnya dan kini masih menjalani perawatan medis.
Sementara itu, video kondisi korban sempat viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi sekitar 28 detik, korban terlihat masih mengendarai sepeda motor sambil menahan rasa sakit.
”Anak Maxim dibusur, disini di Jembatan Puri,” ujar seorang pria dalam video yang beredar.
Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi telah mengamankan enam orang yang diduga merupakan rekan pelaku. Mirisnya, beberapa di antaranya masih berusia di bawah umur, bahkan ada yang diketahui baru berusia 11 tahun.
Polisi juga telah mendatangi rumah pelaku utama untuk melakukan penangkapan. Namun saat tiba di lokasi, pelaku diduga telah melarikan diri.
”Anggota tadi sudah datangi tempat tinggalnya, namun pelaku tidak ada. Sepertinya sudah kabur, tapi saat ini tim terus melakukan pengejaran,” tutup Semuel.
Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut aparat kepolisian dan kembali memunculkan keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi pembusuran di Kota Makassar. (jar)
Rekomendasi Untukmu

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479366/original/020442700_1768975667-indonesia_arena.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500137/original/026177300_1770815891-Ratchaburi_FC_vs_Persib_Bandung.jpg)