![]()
Senin 2 Februari 2026 16:29 pm oleh rus bkm
Warga RT 02 Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar menggelar kerja bakti membersihkan drainase yang tersumbat gegara lama tak dibersihkan.
MAKASSAR, BKM — Permasalahan lingkungan permukiman di Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, mencuat. Warga mengeluhkan saluran drainase di sejumlah titik dilaporkan dipenuhi sedimen lumpur dan tumpukan sampah rumah tangga, menyebabkan air tidak mengalir normal.
Di sisi lain, tumbuhan liar dan semak-semak tumbuh tak terkendali di sekitar rumah warga dan di lorong permukiman warga.
Keluhan ini, menurut warga RT 02 Kelurahan Berua, Anwar Muhkyar disampaikan karena dampaknya mulai dirasakan langsung, terutama saat hujan turun. Genangan air kerap muncul, disertai bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
”Drainaseta ini sudah lama sekali nda dibersihkan, isinya lumpur, plastik, botol semua campur. Airna macetmi, tidak jalanki sekali hujan, pasti meluap ke jalan dan ke halaman rumah,” ungkapnya dalam laporan.
Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah dengan kebiasaan sebagian oknum yang masih membuang sampah ke dalam drainase. Hal itu membuat saluran air semakin dangkal dan tidak berfungsi.
”Kita ini sudah capek sebenarnya tegurki, tapi masih adaji buang sampah di got. Akhirnya kita semua yang kena dampaknya bau menyengat, nyamuk banyak, anak-anak juga rawan sakit,” ujarnya.
Tak hanya soal drainase, warga juga menyoroti banyaknya tumbuhan liar yang dibiarkan tumbuh lebat di sekitar permukiman. Mereka khawatir kondisi ini membahayakan keselamatan dan kesehatan lingkungan.
”Rumput liar sama semak-semak ini sudah tinggi sekali, ada yang sampai dijalan tidak kelihatan mi jalannya. Kita takut ada ular atau tikus keluar apalagi kalau malam, gelap, rawanki anak-anak lewat,” bebernya.
Menurut warga, persoalan ini sudah berulang kali disampaikan, namun baru mendapat perhatian setelah kondisi semakin parah. Mereka berharap ada penanganan berkelanjutan, bukan sekadar pembersihan sesaat.
”Bukan tidak mau kerja bakti, kita siap, tapi tidak ada yang kerahkan warga yang lain juga. Tapi harapanta jangan sekali dibersihkan habis itu ditinggalkanki lagi. Harus rutin supaya lingkungan bersih terus,”ucapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Berua, Surianti, menyampaikan bahwa pihak kelurahan langsung bergerak melakukan kerja bakti massal. Kegiatan ini melibatkan RT/RW, masyarakat, serta Satgas Kebersihan di beberapa titik rawan di wilayah Kelurahan Berua.
”Karena sudah ada RT RW yang dilantik ini diminta perhatikan lingkungannya. Kerja nyata RT dan RW bersama masyarakat dan satgas kebersihan sudah kami koordinasikan di beberapa lokasi. Fokusnya membersihkan drainase dari sedimen dan sampah, sekaligus memangkas tumbuhan liar,” jelasnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada kerja bakti semata. Pihak kelurahan juga melakukan edukasi kepada warga agar persoalan serupa tidak terulang.
“Kami minta lebih diperhatikan lingkungan dan laporkan ke kami jika ada masalah. Kami juga sosialisasi pemilahan sampah dari rumah dan pemanfaatan teba modern. Ini penting supaya sampah tidak lagi dibuang ke drainase atau sembarangan,” ujarnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat terus meningkat dan kerja sama antara pemerintah kelurahan dan warga tetap terjaga demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas genangan.
“Kalau lingkungan bersih, warga juga yang merasakan manfaatnya. Pemerintah dan masyarakat harus jalan bersama,” tuturnya. (ita)
Rekomendasi Untukmu































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)