Andi Pahlevi Sikapi Aspirasi Krusial Warga Bontoala-Tallo

20 hours ago 6

BeritaKotaMakassar > Metro

Jumat 13 Februari 2026 11:56 am oleh

Salah satu rangkaian reses anggota DPRD Kota Makassar yang juga Ketua Komisi A, Andi Pahlevi di daerah pemilihannya.

Salah satu rangkaian reses anggota DPRD Kota Makassar yang juga Ketua Komisi A, Andi Pahlevi di daerah pemilihannya.

MAKASSAR, BKM — Anggota DPRD Kota Makassar sekaligus Ketua Komisi A, Andi Pahlevi, melaksanakan Reses Kedua Masa Sidang II Tahun Anggaran 2025/2026 di tiga titik berbeda di wilayah Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo, Kamis (12/2/2026).

Reses titik keempat di Jalan Tinumbu Lorong 144 RT 02 RW 01, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala. Selanjutnya, titik kelima berlangsung di Jalan Kandea Poros RT 06 RW 02, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo. Ditutup di titik keenam di Jalan Tinumbu Lorong 142 No. 34 RT 02 RW 03, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo.

Dalam rangkaian reses tersebut, politisi Gerindra Makassar ini menyikapi sejumlah aspirasi krusial warga yang berkaitan dengan keadilan penyaluran bantuan sosial, pelayanan persampahan, serta keamanan lingkungan.

Warga menyoroti perbedaan penetapan desil antarwilayah yang dinilai tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat. Mereka mengeluhkan adanya warga yang lebih membutuhkan justru tidak masuk dalam kategori penerima bantuan.

Menanggapi hal itu, Andi Pahlevi menegaskan pentingnya validasi dan pembaruan data agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Desil ini harus dievaluasi. Tidak boleh ada warga yang sebenarnya lebih membutuhkan tapi justru terlewat karena data yang tidak sesuai kondisi di lapangan,” tegas Andi Pahlevi.

Selain persoalan bantuan sosial, warga juga meminta agar pelayanan persampahan digratiskan serta dikelola lebih optimal, mengingat kebersihan lingkungan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Isu keamanan lingkungan turut menjadi perhatian, khususnya terkait perlunya penguatan peran RT, RW, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban di wilayah permukiman padat.

“Persampahan dan keamanan adalah pelayanan dasar. Ini akan kami komunikasikan dengan dinas terkait agar ada solusi yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga dari tiga titik reses tersebut akan dikawal dan diperjuangkan melalui koordinasi lintas sektor di Pemerintah Kota Makassar. (ita)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |