Inovasi Program Massipana Dapat Apresiasi

2 hours ago 5

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Kamis 21 Mei 2026 07:00 am oleh

DIAPRESIASI -- Inovasi aktualisasi Latsar CPNS Kabupaten Luwu Angkatan 42 Program Massipana mendapat apresiasi karena dinilai menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

DIAPRESIASI -- Inovasi aktualisasi Latsar CPNS Kabupaten Luwu Angkatan 42 Program Massipana mendapat apresiasi karena dinilai menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

BELOPA, BKM — Inovasi aktualisasi yang digagas peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kabupaten Luwu Angkatan 42 mendapat apresiasi karena dinilai menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Program bertajuk Masyarakat Siap Mengolah Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair (Massipana) diinisiasi peserta Latsar dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu, Nilma Aprianti di Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Selasa (19/5).
Program ini menjadi perhatian karena Nilma Aprianti sebagai satu-satunya peserta Latsar CPNS Kabupaten Luwu yang memperoleh apresiasi atas inovasi aktualisasi yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Camat Ponrang, Pengurus TP-PKK Kabupaten Luwu, serta Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Luwu.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kreativitas dan inovasi peserta Latsar CPNS dalam menghadirkan program yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Hj Kurnia Patahudding, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Massipana. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh inovasi yang mampu menjawab persoalan lingkungan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

“Ini adalah inovasi yang patut kita apresiasi, dan bisa menjadi contoh bagi para ASN untuk bisa menciptakan inovasi yang sangat berguna bagi masyarakat,” ujarnya Rabu (20/5).
Melalui program MASSIPANA masyarakat tidak hanya diberikan edukasi, tetapi juga praktik langsung mengenai cara mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk mendukung kegiatan pertanian dan penghijauan di lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Muh. Iqbal Halwi, menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik.
“Inovasi ini juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat bahwa limbah rumah tangga tidak selalu menjadi beban lingkungan, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan manfaat ekonomi” ucapnya
Selain mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup, inovasi tersebut juga mendapat dukungan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu serta sejumlah pihak lainnya. Program MASSIPANA dinilai menjadi langkah konkret dalam mendukung pengurangan volume sampah organik sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu.

Melalui inovasi ini, masyarakat diharapkan semakin aktif dan mandiri dalam mengelola sampah organik serta menumbuhkan budaya hidup peduli lingkungan demi mewujudkan Kabupaten Luwu yang lebih hijau dan berkelanjutan. (rls)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |