ist MHM--Kadispora Makassar, Syamsul Bahri, menegaskan bahwa MHM telah masuk kalender tahunan event di Kota Makassar.Hal ini ditegaskan Syamsul saat dewan menyoroti anggaran kegiatan tersebut.
MAKASSAR, BKM — Perhelatan olah raga berskala internasional Makassar Half Marathon (MHM) kembali akan digelar tahun ini.Untuk event tersebut, Pemkot Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Makassar mengalokasikan anggaran yang cukup besar, yakni Rp2 miliar lebih sebagai bentuk dukungan.
Alokasi anggaran yang dinilai cukup besar itu sempat menjadi sorotan dari DPRD Kota Makassar.
Di tengah polemik tersebut, pihak penyelenggara dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menegaskan bahwa event ini bukan sekadar lomba lari biasa, melainkan investasi sport tourism yang memberi dampak ekonomi besar bagi Kota Makassar.
Kepala Dispora Makassar, Syamsul Bahri, menegaskan bahwa MHM telah masuk kalender tahunan event di Kota Makassar sehingga dukungan pemerintah dianggap penting untuk menjaga kualitas penyelenggaraan.
“Makassar Half Marathon ini kegiatan tahunan karena sudah masuk kalender event Dispora Kota Makassar,” ungkap Syamsul Bahri saat Jumpa Pers yang digelar Sabtu (9/5) di Camell Cafe, Jalan Onta Lama.
Dia menegaskan persoalan penganggaran telah disusun dengan perhitungan yang sangat matang.
Bahkan, dari usulan yang masuk terkait kebutuhan anggaran,
pihaknya perubahan untuk melakukan efisiensi seketat mungkin.
“Saya sangat perhatikan integritas dan penganggaran. Walaupun misalnya pemkot hanya bisa mendukung cuma 25 persen dari nilai kegiatan, Rp1 atau Rp5 pun harus dipertanggungjawabkan,” tegas Syamsul Bahri.
Ia mengaku turun langsung mengecek seluruh proses penganggaran demi memastikan penggunaan dana tidak salah sasaran.
Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan karena MHM merupakan event olahraga terbesar yang didukung penuh oleh Dispora Makassar saat ini.
Tak hanya soal olahraga, Syamsul menyebut kehadiran ribuan pelari berdampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal. Tingkat hunian hotel meningkat, transportasi bergerak, hingga pelaku UMKM kuliner merasakan lonjakan transaksi selama event berlangsung.
“Kehadiran para pelari memberikan dampak langsung pada tingkat keterisian hotel, sektor transportasi, hingga pelaku UMKM kuliner di Makassar. Ini adalah wujud nyata bagaimana kegiatan olahraga mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kota,” ujarnya.
Sementara itu, pihak penyelenggara melalui Arief Rachman Nur menjelaskan total biaya penyelenggaraan MHM 2026 mencapai lebih dari Rp9 miliar.
Dari jumlah tersebut, dukungan pemerintah hanya sekitar Rp2,2 miliar, sedangkan sisanya ditutupi dari biaya registrasi peserta, sponsor, dan modal penyelenggara.
Arief menegaskan bahwa standar penyelenggaraan MHM tidak bisa disamakan dengan event fun run biasa. Ia membeberkan detail biaya perlengkapan peserta yang dinilai berstandar premium.
“Peserta half marathon dapat dua jersey branded. Harga retail satu jersey sekitar Rp299 ribu. Belum medali, tote bag, timing system, water station, petugas kebersihan, hingga pengamanan rute. Jadi memang ini bukan event murah,” jelasnya.
Menurut Arief, satu peserta half marathon bahkan membutuhkan biaya fasilitas hampir Rp800 ribu hanya untuk perlengkapan yang diterima pelari.
Angka itu belum termasuk biaya operasional lintasan lomba seperti hidrasi, pengamanan, tenaga medis, hingga pengelolaan sampah.
Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, MHM 2026 diproyeksikan menjadi salah satu event sport tourism terbesar di Indonesia Timur.
Tahun ini, panitia menargetkan kehadiran sekitar 20 ribu pendatang, terdiri atas 12 ribu peserta dan ribuan pendamping dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Lebih dari 50 persen peserta berasal dari luar Kota Makassar dengan estimasi pengeluaran harian berkisar Rp580 ribu hingga Rp2 juta per orang selama tiga malam kunjungan. Kondisi ini diyakini mampu memutar roda ekonomi lokal secara signifikan.
Tahun ini pula, MHM menghadirkan tantangan baru bertajuk “Triple Medals Challenges” yang diikuti sekitar 500 pelari.
Selain kategori Half Marathon dan 10K, panitia juga menyiapkan shake out run sebagai bagian dari pengalaman lomba.
Penyelenggara lomba, Ki Harry Ramadhan, menegaskan bahwa MHM merupakan bentuk komitmen untuk membangun citra Makassar sebagai destinasi sport tourism unggulan.
“Kami ingin membuktikan bahwa Makassar siap menjadi tuan rumah profesional yang mampu menginspirasi gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan roda ekonomi,” katanya.
Dengan 11 ribu slot peserta yang sudah terisi dari total 12 ribu kuota, antusiasme terhadap MHM 2026 disebut terus meningkat. Pelari dari Amerika, Afrika, Jerman, hingga Jepang dipastikan ikut ambil bagian dalam ajang yang dijuluki sebagai “Lebaran Pelari” di kawasan timur Indonesia itu. (rhm)

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)








:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479366/original/020442700_1768975667-indonesia_arena.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)