Kemenkes akan Salurkan Alat Rontgen ke Gowa

2 days ago 6

BeritaKotaMakassar > Gojentakmapan

TB Capai 2.015 Kasus

Kamis 15 Januari 2026 07:00 am oleh

IST
BINCANG -- Wamenkes RI, Benjamin Paulus Octavianus bersama Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat bincang soal kasus TB di Gowa. 

IST BINCANG -- Wamenkes RI, Benjamin Paulus Octavianus bersama Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat bincang soal kasus TB di Gowa. 

GOWA, BKM — Wamenkes Republik Indonesia (Wamenkes RI), Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan, Kementerian Kesehatan RI akan menyalurkan alat rontgen ke Kabupaten Gowa guna mendukung deteksi dini TB dan penyakit lainnya. 
Benjamin mengatakan, untuk penyakit tubercolosis ini Kabupaten Gowa mencatat 2.015 kasus TB yang terdiagnosis pada 2025. Dikatakan Wamenkes, penanganan TB dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan Kementerian Dalam Negeri serta dukungan TNI dan Polri, sebagaimana keberhasilan penanganan Covid-19 sebelumnya.

”Sudah diagendakan kementerian akan menyalurkan alat rontgen ini. Dan begitu peralatan dikirim, segera lakukan pemetaan penggunaan rontgen. Alat ini tidak hanya untuk TB tapi juga dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit lain. Pemeriksaan juga harus mencakup keluarga pasien karena TB adalah penyakit menular,” kata Benjamin. 
Wamenkes menambahkan, pihaknya hadir untuk melakukan sosialisasi program. Dan peralatan akan masuk secara bertahap, sebagian bahkan sudah bisa masuk besok, dan ditargetkan lengkap hingga Juni. Program TB ini memiliki anggaran yang harus dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran.

 Menyambut kunjungan Wamenkes RI di Desa Siaga TB yang berlokasi di Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Selasa (13/1), Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menilai perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan penyakit TB di Gowa cukup besar. Salah satunya dengan akan disalurkan alat pendeteksi penyakit TB dan penyakit lainnya. 
Husniah mengatakan, saat ini Kabupaten Gowa tercatat sebanyak 2.015 kasus TB (2025). Kondisi ini menjadi bagian dari Indonesia saat ini berada pada urutan kedua dunia dengan jumlah pasien TB terbanyak. 

Karena itu, kata Husniah, Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen kuat untuk mengentaskan TB melalui penguatan layanan kesehatan dan dukungan bagi para kader.
”Kami bertekad mengentaskan TB di Gowa. Kami berharap dukungan infrastruktur dan alat pendukung bagi kader agar upaya eliminasi TB dapat terwujud,” kata bupati Gowa. 
Karena itu HusnIah menegaskan, peran penting para kader kesehatan yang tersebar di 18 kecamatan sangat berdampak dalam penanganan kasus TB.
“Saya berharap komitmen ini terus dilakukan hingga TB di Kabupaten Gowa mampu ditekan. Mari kita berkomitmen bersama dalam menekan dan mencegah TB di Gowa sehingga daerah kita bisa bebas dari penyakit ini. Dan kami sangat bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” jelas bupati Gowa. 

Dikatakan, Pemkab Gowa memiliki Program One Day One District atau Sehari di Kecamatan. Kegiatan ini salah satu agendanya adalah pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama Dinas Kesehatan.
Untuk optimalisasi penuntasan TB maka Husniah pun berharap para kader dapat melakukan penjangkauan pasien secara 100 persen. Diakui, program ini dipercaya mampu menjadi bagian dalam melakukan penyasaran terhadap kasus TB maupun program lain yang mencakup sektor pendidikan, pertanian, koperasi dan lainnya yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan. (sar)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |