loading...
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mendampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan uji penembakan torpedo Kapal Selam Otonom (KSOT) atau tanpa awak. Foto/istimewa
JAKARTA - Pembangunan kekuatan pertahanan maritim Indonesia memasuki fase krusial seiring pelaksanaan Optimum Essential Force (OEF) 2025–2029. Salah satu agenda penting dalam periode tersebut adalah penguatan kemampuan bawah laut TNI Angkatan Laut (AL) melalui modernisasi dan penambahan armada kapal selam, sekaligus membangun kemampuan deteksi bawah air yang mampu mendukung operasi kapal selam secara efektif.
Hal tersebut terungkap dalam talk show Marapi Consulting & Advisory yang membahas masa depan kekuatan kapal selam Indonesia pada Senin, 7 September 2026. Diskusi tidak hanya melihat kebutuhan penambahan kapal selam, tetapi juga mengevaluasi kondisi armada yang ada, perkembangan teknologi propulsi, karakteristik lingkungan operasi Indonesia, kemampuan deteksi bawah laut, hingga strategi membangun kemandirian industri pertahanan nasional.
Hadir dalam diskusi tersebut, mantan Direktur Kerjasama Internasional Direktorat Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Mayjen TNI (Purn) Jan Pieter Ate, Co-Founder Jakarta Defense Society Novan Iman Santosa, dan Advisor dan Expert Bidang Pertahanan dari Marapi Consulting & Advisory Alman Helvas Ali. Ketiganya membahas secara komprehensif penguatan kekuatan bawah laut Indonesia yang tidak dapat dilakukan hanya dengan membeli platform kapal selam baru.
Baca juga: Uji Penembakan Torpedo, Menhan: Indonesia Negara ke 4 yang Bisa Buat Kapal Selam Otonom
Akuisisi kapal selam harus ditempatkan dalam sebuah arsitektur kemampuan bawah laut yang utuh, yang mencakup kesiapan armada, teknologi propulsi, sistem sensor dan deteksi, dukungan operasi, pemeliharaan, sumber daya manusia, hingga penguatan industri pertahanan nasional.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522175/original/069914600_1772723013-IMG-20260305-WA0074.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489860/original/010940300_1769940543-large_dion_sut_44fab28fa7.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336079/original/053558800_1788103689-manila.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330803/original/009644500_1787449446-783620818_1627328745417089_6331226236511042972_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5008059/original/074768800_1731684200-Timnas_Indonesia_vs_jepang-16.jpg)