TNI AD akan Bangun Jembatan di Maros

2 days ago 3

BeritaKotaMakassar > Gojentakmapan

Kamis 15 Januari 2026 07:00 am oleh

MENINJAU -- Kazidam XIV/Hasanuddin, Kolonel Czi Prastiwanto didampingi Dandim 1422/Maros dan Danramil Tompobulu, bersama tim saat meninjau lokasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi.

MENINJAU -- Kazidam XIV/Hasanuddin, Kolonel Czi Prastiwanto didampingi Dandim 1422/Maros dan Danramil Tompobulu, bersama tim saat meninjau lokasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi.

MAROS, BKM — Jembatan yang menghubungkan Desa Bontomanurung, dan Desa Bontomatinggi yang diakses menggunakan gondola 400 meter yang sempat viral beberapa waktu lalu, akhirnya tahun ini akan mulai dikerja.
Pengerjaan jembatan ini akan dilakukan TNI Angkatan Darat. Komandan Kodim 1422/ Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, mengatakan, pembangunan jembatan tersebut mulai akan dilakukan bulan ini. 
Dia mengatakan, pengerjaan jembatan ini akan mulai dilakukan di bulan januari ini. Nantinya TNI dibantu masyarakat, dengan model kerja bakti. TNI bersama masyarakat sekitar akan membangun sesuai instruksi dari pusat.

”Sesuai arahan presiden, yang viral-viral dipantau sekretaris kabinet. Beliau memerintahkan wilayah-wilayah yang viral untuk langsung dibangun. Termasuk jembatan viral yang menampilkan siswa menggunakan gondola di Maros,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/1).
Agung menambahkan, proses pengerjaannya sudah dimulai. Saat ini sudah mulai masuk tahapan mendatangkan material. Saat ini, baru tahap memasukkan alat-alat berat dan bahan bangunan yang akan digunakan di lokasi pengerjaan konstruksi. Untuk proses pengerjaannya TNI dibantu dari Zidam Kodam. 
”Kodam itu punya Zidam, yaitu satuan dibawah Kodam yang bertugas di bidang Zeni meliputi perencanaan, pengawasan konstruksi, pemeliharaan materil zeni hingga pengelolaan aset dan perbekalan air. Zidam ini kerja-kerjanya seperti PU, jika di instansi pemerintah,” ujarnya. 

Dia melanjutkan, setelah ditinjau langsung Kazidam XIV/Hasanuddin, Kolonel Czi Prastiwanto yang di dampingi Dandim 1422/Maros dan Danramil Tompobulu, maka proses pembangunan jembatan ini akan dimulai bulan ini. 

Bila sesuai rencana, setelah ditinjau kemarin, maka jembatan ini akan mulai dikerjakan bulan ini. Dia memprediksi pengerjaan ini akan dilakukan selama sebulan lebih. Tentu dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang ada saat ini.
”Mungkin pengerjaannya akan memakan waktu sekitar satu  bulanan. Insya Allah selesai. Mungkin dengan kondisi cuaca saat ini, mungkin bisa mundur-mundur sedikit dari prediksi. Tapi targetnya selesai dalam sebulan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUTRPKPP), Muhammad Alif Husnaeni, mengatakan, pengerjaan jembatan itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.
Alif menjelaskan, sehari setelah rapat tersebut. Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi secara virtual bersama seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia. Batas akhir penyetoran data ditetapkan pada 4 Desember 2025. Sesuai arahan Presiden, pelaksanaan penanganan teknis di lapangan akan dikerjakan TNI.

”Kabupaten Maros mengusulkan beberapa jembatan gantung, termasuk jembatan Tompobulu. Jadi bukan TNI mengambil alih, tapi memang penanganannya diarahkan untuk dikerjakan TNI,” tegas Alif.
Sebelumnya, Gondola ini merupakan fasilitas yang dibangun oleh pemilik tanah karena tidak adanya jembatan permanen yang menghubungkan Desa Bontomanurung, dan Desa Bontomatinggi. Fasilitas ini juga turut dinikmati siswa di Dusun Makmur, Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, harus menggunakan gondola untuk menyeberangi sungai menuju sekolah. (ari/c)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |