75 Persen Siswanya dari Panti Asuhan, Yayasan Saribuana Butuh Kehadiran MBG

5 hours ago 5

BeritaKotaMakassar > Metro

Kamis 7 Mei 2026 17:42 pmKamis 7 Mei 2026 16:46 pm oleh

75 Persen Siswanya dari Panti Asuhan, Yayasan Saribuana Butuh Kehadiran MBG

MAKASSAR,BKM.COM–Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata belum semua bisa dirasakan manfaatnya oleh siswa SMP,SMA dan SMK di kota Makassar.Masih ada sekolah khususnya swasta yang sama sekali belum disentuh oleh program yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto melalui Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025.

Padahal, program ini bertujuan mendukung kesehatan serta kesejahteraan pendidik sebagai penggerak utama proses pembelajaran di sekolah.


Seperti halnya yang dialami kurang lebih 200 siswa SMP,SMA dan SMK yang di bawah naungan Yayasan Saribuana, beralamat di Jalan Gunung Bawakaraeng ini. Bahkan sebelum berpindah alamat, Yayasan Saribuana yang beralamat di Jalan Pelita Raya belum juga disentuh program MBG hingga berpindah di Jalan Gunung Bawakaraeng.


Kepala Yayasan Saribuana, Harun Salli kepada BKM, Kamis (7/5) membenarkan jika siswanya sama sekali belum merasakan nikmatnya makanan dari program MBG.Sementara siswa-siswi di sini 75 persen anak dari panti asuhan yang tidak memiliki orang tua dan pihak yayasan menyekolahkan mereka.

“Ada 75 persen siswa kami dari panti asuhan, mereka bukan saja dari Sulsel tapi ada juga anak yang lahir dari asal keluarganya di Flores,”ujar Harun.


Harun juga mengaku, selama program MBG digulirkan sudah dua kali orang datang melakukan survei, tetapi sampai saat ini, harapan MBG belum juga ada.Olehnya itu, ia sangat berharap agar program MBG bisa masuk di sekolahnya agar anak bukan saja makan di sekolah tetapi membantu panti asuhannya untuk tidak lagi menyediakan anak pantinya makan siang, karena telah dicover oleh pemerintah.


Harun juga menambahkan, MBG bukan hanya meningkatkan semangat belajar, tetapi juga menjadi penopang utama pemenuhan gizi harian para siswa. Maklum, banyak siswa kami dari panti dan tergolong orang tua tidak mampu.


Sementara itu, Maryam HS, salah satu orang tua siswa juga berharap agar program MBG bisa masuk di sekolah Yayasan Saribuana.Sebab keberadaan MBG sangat membantu orang tua karena anak tidak lagi diberi jajan di sekolah dan mereka juga sudah makan.

“Saya berharap Pemerintah Pusat, Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar bisa mewujudkan impian anak-anak kami yang bersekolah di Yayasan Saribuana untuk mendapatkan bantuan dari program MBG.Kami sangat berterima kasih kalau itu ada,”harap Maryam.(war)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |