Peserta Pilmapres 2026 tingkat FIP UNM foto bersama usai pengumuman pemenang.
MAKASSAR, BKM – Suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai rangkaian kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Program Sarjana Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (FIP UNM) Tahun 2026.
Kegiatan ini kembali menjadi panggung bagi mahasiswa terbaik untuk menunjukkan kualitas diri, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga melalui capaian prestasi, gagasan kreatif, serta kemampuan komunikasi global.
Pilmapres bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah proses pembinaan yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi mahasiswa secara holistik.
Tahun ini, proses seleksi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa berbagai program studi di lingkungan FIP UNM. Mereka hadir membawa rekam jejak prestasi, pengalaman organisasi, serta gagasan inovatif yang berangkat dari realitas sosial di sekitar mereka.
Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran peserta pada 7 hingga 29 Maret 2026, dilanjutkan dengan seleksi tingkat fakultas pada 30 Maret 2026, hingga akhirnya pengumuman pemenang pada 31 Maret 2026.
Dalam prosesnya, setiap peserta dinilai secara komprehensif melalui tiga komponen utama, yaitu Capaian Unggulan (CU), Gagasan Kreatif (GK), dan kemampuan bahasa Inggris melalui video presentasi. Kombinasi ketiga aspek ini mencerminkan profil mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga visioner dan komunikatif.
Perjalanan menuju puncak kompetisi tidaklah mudah. Para peserta terlebih dahulu harus melewati seleksi di tingkat jurusan atau program studi.
Setelah tahapan tersebut, terpilih perwakilan terbaik yang kemudian bersaing di tingkat fakultas. Kompetisi semakin ketat ketika sembilan mahasiswa terbaik berhasil masuk dalam jajaran Top 9 Finalis Pilmapres FIP UNM 2026.
Para finalis ini berasal dari latar belakang program studi yang beragam, mulai dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Teknologi Pendidikan, Bimbingan dan Konseling, hingga Pendidikan Luar Sekolah dan Pendidikan Khusus. Keberagaman ini menjadi kekuatan tersendiri, karena setiap peserta membawa perspektif unik dalam melihat dan menyelesaikan permasalahan yang diangkat dalam gagasan kreatif mereka.
Dalam tahap final, para peserta mempresentasikan gagasan kreatif yang mereka susun secara mandiri dan berbasis data. Gagasan tersebut tidak hanya menyoroti permasalahan, tetapi juga menawarkan solusi yang realistis, terukur, dan berdampak bagi masyarakat.
Banyak dari ide yang diangkat berkaitan dengan isu-isu strategis seperti penguatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi pembelajaran di era transformasi digital.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh dewan juri, akhirnya ditetapkan tiga pemenang terbaik. Nur Syahda Sholeha dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar berhasil meraih posisi Juara I. Nur menunjukkan performa yang konsisten dan unggul di seluruh aspek penilaian.
Di posisi kedua, Putri Anggun Nur Farahim dari Bimbingan dan Konseling tampil dengan gagasan yang kuat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Nurul Aisyah dari Teknologi Pendidikan menempati posisi Juara III dengan inovasi yang menonjol di bidang teknologi pembelajaran.
Prestasi yang diraih oleh Nur Syahda Sholeha tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi representasi kualitas mahasiswa FIP UNM secara keseluruhan.
Sebagai Juara I, ia akan melanjutkan perjuangan untuk mewakili Fakultas Ilmu Pendidikan pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Universitas Negeri Makassar.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, Prof. Dr. Abdul Saman, M.Si.,Ph.D., Kons menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia menekankan bahwa Pilmapres menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan kemahasiswaan di tingkat fakultas.
“Kami melihat bahwa mahasiswa FIP tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu berpikir kritis dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Ini adalah modal penting dalam mencetak generasi pendidik yang adaptif dan inovatif,” ungkapnya.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Suardi, M.Pd ikut memuji kualitas kompetisi tahun ini yang dinilai semakin meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, para peserta telah menunjukkan kesiapan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
“Pilmapres tahun ini sangat kompetitif. Kami melihat peningkatan kualitas yang signifikan, baik dari sisi capaian unggulan maupun cara peserta menyampaikan gagasan mereka. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa FIP memiliki potensi besar untuk berkompetisi tidak hanya di tingkat universitas, tetapi juga nasional,” jelasnya.
Di balik proses seleksi yang ketat, Pilmapres juga menjadi ruang belajar yang berharga bagi seluruh peserta. Mereka tidak hanya diuji, tetapi juga dibimbing untuk mengembangkan cara berpikir sistematis, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan diri. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan di dunia akademik maupun profesional di masa depan.
Kegiatan Pilmapres FIP UNM 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Tidak hanya berorientasi pada pencapaian individu, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ke depan, diharapkan ajang ini dapat terus melahirkan mahasiswa-mahasiswa inspiratif yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Dengan semangat kompetisi yang sehat dan pembinaan yang berkelanjutan, FIP UNM optimis dapat terus mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.(rls)






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3202958/original/062911200_1596893908-Persijap_Jepara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452821/original/063692700_1766459920-wasit_jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442611/original/013751400_1765547342-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443193/original/064411900_1765630737-photo-collage.png__4_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5441153/original/025905600_1765454961-Latihan_timnas_Indonesia-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5436755/original/053587600_1765185011-IMG_1847.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4516790/original/057219800_1690459575-Persib_Bandung_-_Iluistrasi_Bojan_Hodak_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450906/original/030578000_1766207394-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421481/original/068027300_1763908715-InShot_20251123_213621046.jpg)