Prof. Apiaty Serap Aspirasi Soal Drainase, Sampah Hingga Penerangan Jalan di Maccini

11 hours ago 9

BeritaKotaMakassar > Metro

Kamis 19 Februari 2026 19:03 pm oleh

Anggota DPRD Kota Makassar, Prof. Apiaty K Amin Syam, melaksanakan reses di Jalan Maccini, Kelurahan Maccini Gusung, Kamis (19/2/2026).

Anggota DPRD Kota Makassar, Prof. Apiaty K Amin Syam, melaksanakan reses di Jalan Maccini, Kelurahan Maccini Gusung, Kamis (19/2/2026).

‎MAKASSAR, BKM – Anggota DPRD Kota Makassar, Prof. Apiaty K Amin Syam, melaksanakan reses kedua masa persidangan kedua Tahun Anggaran 2025/2026 di titik terakhir, Jalan Maccini, Kelurahan Maccini Gusung, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang warga menyampaikan beragam keluhan, mulai dari persoalan drainase, pengangkutan sampah, hingga fasilitas kelurahan.

‎Dalam pertemuan tersebut, Ketua RW 02, Lukman, menyoroti sejumlah kebutuhan mendesak di wilayahnya. Ia menyebut fasilitas komputer di kantor kelurahan masih terbatas, sehingga pelayanan administrasi kepada warga belum maksimal.

‎Selain itu, persoalan klasik seperti sampah dan banjir kembali mencuat. Warga mengeluhkan belum adanya pengerukan drainase secara rutin, sehingga saat hujan deras air kerap meluap dan menggenangi permukiman.

‎“Pertama itu masalah drainase. Sampai sekarang belum ada pengerukan, padahal sedimentasi sudah tinggi. Kalau mau angkat sedimen, kadang harus bongkar saluran dulu karena sudah tertutup. Ini perlu perhatian serius. Kedua masalah sampah, pengangkutannya belum maksimal. Terakhir juga soal program gratis dan tidak gratis, itu perlu kejelasan supaya warga tidak bingung,” ujar Lukman di hadapan peserta reses.

‎Ia juga menyinggung minimnya penerangan di kawasan Setapak 7 yang dinilai rawan saat malam hari. Menurutnya, lampu jalan sangat dibutuhkan demi keamanan dan kenyamanan warga.

‎Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Prof. Apiaty yang juga Wakil Ketua Komisi A DPRD Makasar menegaskan seluruh usulan akan diteruskan dan dibahas bersama pemerintah kota sesuai mekanisme yang ada. Ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan, terutama dalam menjaga saluran drainase agar tidak tersumbat.

‎“Kita tidak bisa hanya menunggu. Kalau drainase tertutup karena sampah, percuma juga dikeruk kalau kebiasaan buang sampah sembarangan masih ada. Jadi ayo sama-sama berkolaborasi, warga dan pemerintah, supaya lingkungan kita lebih baik,” tegasnya.

‎Ia juga memastikan akan memberi penekanan pada dinas terkait agar program prioritas, khususnya yang menyentuh kebutuhan dasar warga seperti drainase, sampah, dan penerangan jalan, dapat segera direalisasikan.

‎“Semua ini akan saya teruskan dan kawal. Mana yang menjadi prioritas, itu yang akan kita dorong lebih dulu. Kita bicarakan bersama pemerintah supaya ada pola penanganan yang jelas dan tidak sekadar wacana,” tuturnya. (ita)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |