YBM PLN UID Sulselrabar Dukung Kesejahteraan Santri

3 months ago 68

Melalui Program Solidarity Food Truck di Pesantren Ashabul Jannah Hidayatullah

Jumat 6 Desember 2024 06:21 am oleh

IST FOTO BERSAMA -- Manajamen PLN UID Sulselrabar beserta pengurus YBM PLN foto bersama pengurus dan santri-sanri Pondok Pesantrean Ashabul Jannah Hidayatullah, Gowa.

GOWA, BKM — PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), kembali menunjukkan komitmennya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan program Solidarity Food Truck di Pesantren Ashabul Jannah Hidayatullah, Desa Romang Polong, Kabupaten Gowa, pada Sabtu (30/11).
Program Solidarity Food Truck dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi, kesehatan, dan kebersihan para santri di pesantren. Dengan menyasar 144 santri yang terdiri atas 105 santri lakilaki dan 39 santri perempuan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup para santri agar dapat belajar dengan lebih baik.

Pimpinan pesantren, ustaz Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi atas bantuan yang diberikan kepada mereka. Bantuan yang diberikan ini menjadi penyemangat buat seluruh santri, serta guru-guru pengajar.
”Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada pesantren kami. Program ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari santri. Khususnya dalam aspek pangan dan kesehatan. Banyak sekali bantuan sudah diberikan kepada kami sejak dulu. Mulai dari bantuan peralatan, pembebasan lahan hingga fasilitas MCK,” ujar ustaz Ismail.

Ditambahkan, bantuan ini tentu menjadi penyemangat buat santri-santri dalam belajar menuntut ilmu. Juga para guru dalam mengajar. ”Semoga kolaborasi ini menjadi wasilah kita untuk meraih surga-Nya Allah,” katanya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Budiono, mencatat bantuan yang diberikan YBM PLN melalui program ini, di antaranya berupa makanan bergizi siap saji sebanyak 250 porsi untuk tiga kali makan dan bantuan sembako pangan untuk mendukung kebutuhan dapur pesantren.

Selain itu, acara ini juga dirangkaikan dengan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter kepada seluruh santri. ”Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan membagikan vitamin, serta paket hygiene kit yang berisi peralatan mandi kepada seluruh santri dan pengurus pesantren,” kata Budiono.
Budiono menegaskan, PLN tidak hanya hadir untuk menerangi daerah. Tetapi juga berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui program ini, pihaknya ingin memastikan para santri mendapatkan asupan gizi yang baik, lingkungan yang bersih, dan layanan kesehatan memadai.

Ini adalah salah satu bentuk nyata kontribusi pegawai PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dana dari program ini berasal dari zakat yang dipotong sebanyak 2,5 persen dari gaji pegawai muslim.
”Semoga seluruh santri di sini semakin semangat dalam belajar, dengan kemudahan fasilitas, serta bantuan yang diberikan YBM PLN,” tambah Budino.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi santri tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus mendukung keberlanjutan pendidikan di lingkungan pesantren. (mir)






Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |