Bahasa Inggris Wajib Masuk Kurikulum Pembelajaran

4 days ago 17

Kamis 27 Maret 2025 07:00 am oleh

int Andi Bukti Djufrie

MAKASSAR, BKM–Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mewajibkan seluruh sekolah dasar di Makassar memasukkan Bahasa Inggris menjadi kurikulum pembelajaran.
Menurut mantan CEO PSM Makassar ini, bahasa asing harus diperkenalkan kepada anak-anak sejak sekolah dasar, untuk membentuk SDM yang berdaya saing global ke depan.

“Bahasa Inggris wajib, nanti bahasa pilihannya ada, mau pilih apa, bisa bahasa Mandarin, Jepang, terserah yang mana minat dan pilihannya,” kata Munafri.
Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Munafri menyebut penting bagi anak-anak memahami bahasa arab.

Apalagi melihat fenomena tenaga kerja Indonesia yang bekerja di negara Uni Emirat Arab (UEA) sebagian besar hanya berada di posisi low class.
Justru kata Munafri, tenaga kerja India lah yang banyak menempati posisi high dan middle class di kawasan jazirah Arab.
“Kalau menurut saya 80 persen di wilayah kita beragama muslim, dan peluang kerja di negara Uni Emirate Arab terbuka lebar, tapi masa kita mau menempati posisi middle bahkan paling bawah, kenapa anak-anak kita tidak belajar bahasa arab,” ujar Appi.

Rencananya, ia akan menggandeng Konjen Australia dan Konjen Jepang untuk menyiapkan tenaga pengajar bahasa asing bagi peserta didik.
Selain itu, Munafri juga berencana akan membuat pelatihan bahasa asing bagi aparatur sipil negara.
“Teman-teman ASN juga akan kita bikinkan, ada sistemnya, kita bikin penjadwalan, leading sektornya nanti di Disnaker,” ucap Appi.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie mengatakan Wali Kota Makassar memamg sudah meminta agar Bahasa Inggris masuk dalam kurikulum pembelajaran mulai tingkat sekolah dasar.

“Itu yang penting. Kemudian bahasa asing lainnya. Kemudian, kita kan di Kota Makassar ini, kurang lebih 70 persen muslim, sehingga diminta untuk Bahasa Arab bisa masuk kurikulum,” ungkap Andi Bukti.

Dia melanjutkan, dua bahasa asing itu perlu diajarkan ke peserta didik, mulai dari tingkat SD.
Bahasa Inggris sudah menjadi bahasa internasional. Sementara Bahasa Arab penting untuk diajarkan karena bursa kerja ke negara itu terbuka luas.
“Karena permintaan tenaga kerja di kawasan negara-negara Arab dibutuhkan sekali, kapasitas bahasa kita yang kurang sehingga kurang diterima di sana,” tandasnya. (rhm)






Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |