Anindya Bakrie Ungkap Pesan Istana Jelang Rapimnas Kadin 2025

10 hours ago 6

loading...

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, apa yang menjadi pesan istana menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2025. Foto/Dok

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie , mengungkapkan bahwa pihak istana meminta pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2025 tidak berhenti pada acara seremonial. Pemerintah, kata Anindya, menginginkan agar Rapimnas tahun ini mengusung pendekatan bottom-up dengan masukan konkret dari berbagai pemangku kepentingan.

Pernyataan tersebut disampaikan Anindya dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kadin Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Park Hyatt Jakarta, Minggu (30/11/2025).

“Jadi besok kami akan membuka Rapimnas bersama Ketua MPR. Lalu malamnya Ketua DPR hadir bersama kami. Dan besoknya hari Selasa, banyak sekali kolega kami di Kabinet yang hadir dan ditutup oleh Menteri Investasi dan CEO Danantara,” ujar Anindya.

Baca Juga: Bahas 2 Isu Besar, Rapimnas Kadin 2025 Bakal Digelar Awal Desember

Ia menambahkan bahwa istana menantikan masukan substansial dari Kadin, termasuk laporan yang disampaikan pada rangkaian kegiatan tersebut. "Jadi kali ini kita melihat kelihatannya dari pemerintah dan juga pimpinan pemerintah. Ingin tidak seremonial, jadi benar-benar kita buat bottom-up," ucapnya.

Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, Kadin akan menggelar serangkaian uji materi dan forum diskusi kelompok terarah (FGD) bersama para menteri. "Besok dan lusa kita akan tes atau FGD dengan para Menteri sehingga hasilnya setelah disampaikan benar-benar sangat bisa berguna,” tambahnya.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |