Puluhan Penyandang Disabilitas Ikut Pelatihan Berbasis Kompetensi

11 hours ago 7

BeritaKotaMakassar > Metro

Rabu 1 April 2026 15:55 pm oleh

Penyandang disabilitas mengikuti PBK 1 hingga 20 April 2026, bertempat di gedung vokasi otomotif Sentra Wirajaya, Jl.A.P Pettarani Makassar.

Penyandang disabilitas mengikuti PBK 1 hingga 20 April 2026, bertempat di gedung vokasi otomotif Sentra Wirajaya, Jl.A.P Pettarani Makassar.

MAKASSAR, BKM — Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya Makassar menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan ini merupakan program Kerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Pangkajene Kepulauan yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Ketenagakerjaan RI. PBK kali ini difokuskan pada bidang otomotif.

Sebanyak 16 penyandang disabilitas yang mayoritas berdomisili di Kota Makassar menjadi peserta pelatihan.

Sebelumnya, pihak panitia, baik dari Sentra Wirajaya dan juga dari BPVP melakukan rekruitmen dan asessmen terhadap puluhan calon peserta PBK, dan sebanyak 16 orang dinyatakan lolos untuk menjadi peserta pelatihan selama 20 hari atau sebanyak 160 jam pelajaran.

Rencananya, pelatihan mulai 1 – 20 April 2026, bertempat di gedung vokasi otomotif Sentra Wirajaya, Jl.A.P Pettarani Makassar.

Saat sesi pembukaan, Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin menyampaikan jika kegiatan PBK ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat menjadi lebih mandiri dan berdaya saing di pasar kerja nantinya.

Selain itu, Syamsuddin juga menyampaikan kalau kegiatan PBK ini merupakan bentuk kolaborasi yang memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk pengembangan kapasitas, kompetensi, dan yang paling penting adalah adanya legalitas atau pengakuan atas kompetensi yang dimiliki.

“Kegiatan ini merupakan wadah, agar kompetensi yang dimiliki terstandar dan punya legalitas dalam bentuk sertifikasi kompetensi nantinya,” harap Syamsuddin.

Secara teknis, selama 20 hari, para peserta PBK akan mendapatkan materi berupa teori dan praktik langsung dengan ketersedian peralatan dan bahan praktek otomotif berbahan injeksi, dan akan dilatih oleh instruktur yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan yang luas di bidangnya.

Salah seorang peserta pelatihan, Arnoldus yang juga menjabat sebagai Sekretaris Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Makassar merasa senang bisa menjadi salah satu peserta PBK ini.

“Saya berharap, dengan PBK ini dirinya dan teman-temannya dapat meningkatkan keterampilan dan menjadi peluang untuk bekerja, sehingga dengan kapasitas dan kompetensi yang dimilikinya dapat menjadi modal untuk lebih mandiri, dan menjadi kebanggaan bagi keluarganya kelak,” harapnya.(rls)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |