Terminal Mallengkeri Siap Jadi Pusat Bongkar Muat Sayur

11 hours ago 11

BeritaKotaMakassar > Metro

Senin 20 April 2026 07:00 am oleh

Foto/Ist: Elber Maqbul Amin

Foto/Ist: Elber Maqbul Amin

MAKASSAR, BKM – Perusahaan Daerah Terminal Makassar Metro mulai melakukan pembenahan di Terminal Mallengkeri.
Langkah ini dilakukan, selain untuk memberi kenyamanan bagi angkutan yang masuk ke dalam, juga bagian dari persiapan Terminal Mallengkeri menjadi tempat relokasi pedagang sayur dari Pasar Kalimbu Veteran Utara untuk bongkar muat.

Direktur Utama PD Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin menjelaskan menjelaskan penataan awal dilakukan dengan melakukan pembenahan infrastruktur serta optimalisasi fungsi terminal sebagai pusat aktivitas transportasi sekaligus ruang ekonomi masyarakat.

“Tahap awal penataan dimulai dari perbaikan jalan di dalam area terminal. Sebelumnya, kondisi jalan berlubang dan sering tergenang saat hujan menjadi keluhan utama para pengguna.
Alhamdulillah, di tahun 2026 ini sudah ada perubahan. Jalan sudah diaspal dan ke depan diharapkan tidak ada lagi genangan air saat hujan,” ujarnya saat diwawancara,akhir pekan kemarin.
Selain pembenahan infrastruktur, kata Elber, pihak terminal juga menjalin kolaborasi lintas instansi, terutama dengan Perumda Pasar.

Salah satu rencana strategisnya adalah relokasi aktivitas pasar bongkar muat dari kawasan Pasar Kalimbu di Jalan Veteran Utara ke Terminal Mallengkeri.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Makassar untuk menertibkan pedagang di kawasan tersebut, sekaligus menyediakan solusi yang layak bagi mereka.
“Kami hanya menyediakan lahan. Retribusi tetap dikelola oleh PD Pasar. Jadi ini bentuk kolaborasi agar terminal tetap berjalan dan aktivitas pasar juga tetap ada,” jelasnya.
Relokasi ini dinilai memungkinkan karena kondisi infrastruktur terminal yang kini semakin memadai.

Selain itu, aktivitas pasar bongkar muat yang berlangsung pada malam hari tidak akan mengganggu operasional terminal yang umumnya ramai di pagi hari.
Diperkirakan sekitar 100 kendaraan pedagang akan direlokasi ke Terminal Mallengkeri.

Sistem penjualan tetap mengandalkan mobil sebagai lapak utama, sesuai konsep pasar bongkar muat berbasis distribusi partai.
Menariknya, rencana ini juga membuka peluang inovasi baru. Dinas Koperasi disebut tengah mengkaji kemungkinan keterlibatan koperasi dalam menyerap hasil dagangan pedagang sebelum didistribusikan kembali.

Di sisi lain, penurunan aktivitas angkutan umum konvensional seperti pete-pete juga menjadi latar belakang revitalisasi terminal.
Transformasi ke layanan transportasi berbasis aplikasi membuat volume kendaraan masuk ke terminal menurun.

Untuk menghidupkan kembali fungsi terminal, pihak pengelola berencana menggandeng operator transportasi seperti layanan taksi untuk membuka pool di dalam kawasan terminal.
“Kita ingin terminal ini kembali ramai sesuai fungsinya, dengan kombinasi transportasi dan aktivitas ekonomi,” tambahnya.
Dengan penataan yang terus berjalan dan kolaborasi berbagai pihak, Terminal Mallengkeri diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas baru yang tertata, nyaman, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. (rhm)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |